Puisi: Jalan Raya Karya: Fitri Yani
Jalan Raya

“siapa yang telah membangun 
keramaian di tubuhmu?”

ingat atau lupakanlah aku
karena aku adalah ujung 
sekaligus pangkal bagi perjalananmu

tak perlu terus menerus memukul 
dada, merasa hilang debar 
karena duka dan bahagia 
tetap berada di alurnya masing-masing

lewatilah aku apa adanya, hayati setiap rencana 
bayangkan gelora musim yang mendatang

hingga akan sampailah kamu 
pada sebuah bandar di mana semua mahluk 
dan segala benda senantiasa sentosa

batu-batu dan cerlang lampu 
yang tertanam di tubuhku
akan menjadi kian dewasa 
mendekap sepi

lihatlah keramaianku seperti kamu
melihat lingkaran pada penanda arah

(pohon kerikil tiang listrik ludah tikus 
kendaraan debu sampah iklan jejak 
pelacur kota pelabuhan cahaya)

hanya hening

hingga akan tergetarlah kamu, hai pejalan
kala menyadari tak ada lagi tegur sapa.

Maret, 2009
Puisi: Jalan Raya
Puisi: Jalan Raya
Karya: Fitri Yani

Baca Juga: Puisi tentang Kegilaan
Loading...

Post A Comment:

0 comments: