Puisi Fitri Yani

Puisi: Menjelang Musim Bunga (Karya Fitri Yani)

Menjelang Musim Bunga pantulan purnama di atas kolam ikan-ikan menyembunyikan diri di dalamnya. 2012 Sumber:  Jurnal Nasional (…

Puisi: Taman dan Pemiliknya (Karya Fitri Yani)

Taman dan Pemiliknya desember kali ini , aku melihat daun-daun terjatuh dari tanganmu tangan yang semula begitu hati-hati menjaga setiap tanama…

Puisi: Ubud (Karya Fitri Yani)

Ubud aku tak bisa menafsir cuaca di kota ini apalagi mengekalkannya di gelas minuman yang kau sajikan sementara para pendatang bagaikan …

Puisi: Teluk Betung (Karya Fitri Yani)

Teluk Betung dari pusaran kota tanjungkarang dan keringat subuh para perempuan di selasar pasar kubentangkan untukmu sebuah jalan dengan…

Puisi: Lanskap Cahaya (Karya Fitri Yani)

Lanskap Cahaya menjelang terbit matahari di subuh yang teduh garis-garis cahaya menari di sela-sela daun dan tangkai pepohonan semak…

Puisi: Lelaki kepada Kekasihnya (Karya Fitri Yani)

Lelaki kepada Kekasihnya cintaku padamu: rumah perak di tengah belantara tamannya adalah kata-kata yang kutanam di hatimu. 2010 S…

Puisi: Insomnia (Karya Fitri Yani)

Insomnia malam hanya sepotong kertas karbon hitam ditembusi cahaya lubang demi lubang seperti lentera di balik tirai di bawah mata bin…

Puisi: Bulan Putih (Karya Fitri Yani)

Bulan Putih tak pernah aku mencintaimu sedalam itu, kasihku seperti saat kau meninggalkanku begitu saja malam pun menelanku, malam yang gela…

Puisi: Seseorang yang Menyalakan Lampu (Karya Fitri Yani)

Seseorang yang Menyalakan Lampu maaf, di tiap degup jantungku aku gagal mengingatmu selalu, Tuan sebab yang lekat kuingat tak hanya nama, al…

Puisi: Liontin Matahari (Karya Fitri Yani)

Liontin Matahari cahayanya seperti ribuan bintang yang gemetar jika kau lingkarkan di leherku ia menjadi bunga mekar. Tanjungkaran…

Puisi: Kebahagiaan Terakhir (Karya Fitri Yani)

Kebahagiaan Terakhir sebongkah batu terbaring di dalam tubuhnya yang bertahun menyimpan suara hujan entah siapa yang meninggalkannya begit…

Puisi: Tarian Hujan (Karya Fitri Yani)

Tarian Hujan baris-baris hujan terus menerus bersuara, seperti lantunan sagata di kejauhan. ada yang menggenang dan mengalir, ada yang se…

Puisi: Jalan Raya (Karya Fitri Yani)

Jalan Raya "siapa yang telah membangun  keramaian di tubuhmu?" ingat atau lupakanlah aku karena aku adalah ujung  sekaligus …
© Sepenuhnya. All rights reserved.