Puisi: Mimpi Pengantin (Karya Fitri Yani) Mimpi Pengantin di langit yang tengah pesta pora cahaya ada sepasang merpati mabuk asmara bulu-bulu putih mereka berguguran serupa hujan s…
Puisi: Another Reason (Karya Fitri Yani) Another Reason kita berjumpa di persimpangan yang telah letih, sebuah jalan yang berakhir di tepian malam. aku tak tahu haruskah berbahagia atau…
Puisi: Kafetaria Tanjungkarang (Karya Fitri Yani) Kafetaria Tanjungkarang di sebuah musim yang mungkin biasa saja kau akan tiba pada gigil peristiwa di mana orang-orang dengan dada ri…
Puisi: Orang-Orang Modern (Karya Fitri Yani) Orang-Orang Modern sahabatku, dari tengah kota ini akan kuceritakan tentang orang-orang yang dulu merubuhkan rumah-rumah panggung lalu mem…
Puisi: Granula Rindu Suatu Malam (Karya Fitri Yani) Granula Rindu Suatu Malam bulan separuh menggantung di langit kota lelaki negro memandangnya begitu lama ia merasakan dirinya lebu…
Puisi: Gerimis dan Dirimu (Karya Fitri Yani) Gerimis dan Dirimu gerimis kerap begitu pasrah tergores dari langit sementara angin yang menerbangkan butiran debu bagaikan bisikan-bisikan p…
Puisi: Jakarta (Karya Fitri Yani) Jakarta pelepah subuh terbelah menyentak di pusar jantung hingga ke palung-palung ke balik gunung bergaung. rajah nasib t…
Puisi: Ujarnya Padaku (Karya Fitri Yani) Ujarnya Padaku sekuat tenaga melangkah tanpa kamu ternyata membuat bunga-bunga dalam tubuhku subur kembali benih-benih bermukim membawa …
Puisi: Alnagi (Karya Fitri Yani) Alnagi selalu kau bangunkan aku dengan sepi dan api padahal belum tunai mimpi terbuai di malam yang gulita katakan padaku bagaimana be…
Puisi: Di Antara yang Berputar (Karya Fitri Yani) Di Antara yang Berputar aku akan selalu mengintarimu meski tubuhku kelak terbakar lalu lesap ke dadamu namun aku ingin terus berjalan se…
Puisi: Rutinitas (Karya Fitri Yani) Rutinitas apa yang pertama kali kau ingat ketika bangun pagi berangkat kerja, pergi belanja atau mengunjungi kawan lama lalu tergesa-ges…