Puisi dan Pagi

berapa inci
jarak puisi dan pagi?

kau berdebar
mengukur
dan menakar
waktu yang nglindur
di trotoar
kota kita
yang makin fana

tak ada makna
apalagi sabda
segala kata
telah membuka mata

berapa inci
jarak pagi dan mati?

Karangasem, Bali, Februari 2010
Puisi dan Pagi
Puisi: Puisi dan Pagi
Karya: Wayan Jengki Sunarta

Baca Juga: Puisi tentang Politik
Loading...

Post A Comment:

0 comments: