Jalan

Tiap kita punya jalan. Jalan panjang dan berliku. Jalan lurus dan menikung.
Jalan yang akan kita tempuh ke tempat terjauh, dekat, dan tak kasat mata.
Kita tak bisa menghindari perjalanan. Selalu ada jalan bagi diri. Juga
jalan dalam diri. Jalan bagi darah yang mengalir ke jantung.

Dalam jantung, mendekam sebuah jalan yang berliku menuju otak dan nadi,
menuju ke arah liang luka tersayat pisau. Atau jalan darah menuju rongga
yang menghendaki sebuah pencapaian di luar diri.

Aku dan kau, memiliki jalan yang tak harus sama. Sebab kita punya tujuan
yang berbeda. Tujuan yang menampung segala keinginan, cinta, serta
kebencian yang tak dapat ditakar. Seperti ombak yang tak bisa ditebak
ke mana menghempas dan menjelma buih. Bukankah ia juga punya jalan?

Tanah Luas, 2018
Puisi: Jalan
Puisi: Jalan
Karya: Mahdi Idris

Baca Juga: Puisi W.S Rendra Surat Cinta
Loading...

Post A Comment:

0 comments: