Puisi: Hariku Harimu Campur Aduk Jadi Satu Karya: F. Rahardi
Hariku Harimu Campur Aduk Jadi Satu

harimu ada tujuh
merayap-rayap dengan cermat siang dan malam
di penanggalan; mula-mula minggu
melingkar-lingkar dan tembus bersama sabtu
kaupun membeku di situ
mengeras dan mengental
di kristal waktu

hariku sendiri tak berwarna tak berbau
di tahun berapa?
ketika pertamakali kaujadikan
laki-laki dan perempuan dalam impian
mereka berkembangbiak, bersuka-suka
menunggu saat-saat itu iba
bilamana?

hariku cuma dua
yang pertama tembus cahaya
yang kedua gelap gulita
hariku dan harimu
campuraduk
jadi satu.

10/9/1973
Pernah dimuat di Majalah Horison, Agustus 1975
Puisi Hariku Harimu Campur Aduk Jadi Satu
Puisi: Hariku Harimu Campur Aduk Jadi Satu
Karya: F. Rahardi

Baca Juga: Artikel Makanan Kekinian

Post A Comment:

0 comments: