Akhir Bulan Delapan

(I)

Akhirnya tiba saat berpisah
terputus sesuatu yang pernah bertali
antara waktu, jarak dan peristiwa

Ku berharap atas itu
ia menetap dalam diri
aku menetap pada hatinya

Waktu saat berkubur
kau bisa mengantar pagi

Aku tak sempat mengucap salam

(II)

Tak pernah ku berpisah sedalam ini
daunan menderai jauh berkata
kuantar saat kembali
kuantar saat kembali

Dan langit begitu manis berwajah
umur begitu lapang di dada

Puisi: Akhir Bulan Delapan
Puisi: Akhir Bulan Delapan
Karya: Kirdjomuljo

Catatan:
  • Edjaan Tempo Doeloe: Kirdjomuljo
  • Ejaan yang Disempurnakan: Kirjomulyo
  • Kirdjomuljo lahir pada tanggal 1 Januari 1930 di Yogyakarta.
  • Kirdjomuljo meninggal dunia pada tanggal 19 Januari 2000 di Yogyakarta.
Baca juga: Puisi untuk Mantan yang Menyakiti

Post A Comment:

0 comments: