Dahaga Tanah Pasir

Begitulah derak hati
makin jauh menjumpakan alam
makin terasa menjadi dahaga

makin jauh menjumpakan diri
makin terasa menjadi haus

berpusar ke segala arah
mencecap dan mencecap
mengidap dan mengidap

hanya satu tak terlukiskan
di saat titik pencapaian
cairlah seketika
terasa lahirnya
terasa hadirnya

Dari Majalah Merdeka (17 Desember 1955)
Puisi Dahaga Tanah Pasir
Puisi: Dahaga Tanah Pasir
Karya: Kirdjomuljo

Catatan:
  • Edjaan Tempo Doeloe: Kirdjomuljo
  • Ejaan yang Disempurnakan: Kirjomulyo
  • Kirdjomuljo lahir pada tanggal 1 Januari 1930 di Yogyakarta.
  • Kirdjomuljo meninggal dunia pada tanggal 19 Januari 2000 di Yogyakarta.
Baca juga: Puisi yang Mencerminkan Hidup Bersyukur

Post A Comment:

0 comments: