Sampur

Wahai dunia kenangan berkatalah
Pulas terbaring dalam sedekap tanganku
Akan menitis, sealun lagu di lunglai rambutku
Renyap berdenyut, betapa kuangguk tahu

Telah kubantah iman dengan curiga
Sekilas durjana dan pasi wajahku terjamah
Meleleh peluh kutunggu mahkamah
Kata-kata dalam ketuk terjaga

Aku pun maklum, dan kucoba senyum
Kabur karena tanah-tanah ayunan kubur
Telapak gemersik, dan mungkin mereka tak tahu
Langkah itu kulihat tegap, tapi terasa meninggalkan

Wahai dunia kenangan, berkatalah
Bening selagi kudengar dilingkar kelam
Lagu yang jernih di luar camuk nafsuku
Menyusur batas, di sana segala tanyaku tenggelam.

Puisi: Sampur
Puisi: Sampur
Karya: Sugiarta Sriwibawa

Catatan:
  • Sugiarta Sriwibawa lahir di Surakarta, pada tanggal 31 Maret 1932.
Baca juga: Puisi Perpisahan Sedih

Post A Comment:

0 comments: