Air Tenang

Tenang, hanya kerut-kerut kecil
Terapung daun jatuh
mengikut air didorong angin
Hinggap perlahan capung
atas daun pergi lambat
Nakhoda capung di kapal daun
Tenang pergi, terus lalu

Seakan jiwa tenang pula
lemah menyerah pada keadaan ini
Tak gerak mengganggu, menerjang kesunyian
seolah puas, puas dengan ini saja
Dan semua tetap begini
Hanya dasar lumpur tiada kentara makin mendalam

Dari Gema Tanah Air (1948)
Puisi: Air Tenang
Puisi: Air Tenang
Karya: Samiati Alisjahbana

Catatan:
  • Edjaan Tempo Doeloe: Samiati Alisjahbana.
  • Ejaan yang Disempurnakan: Samiati Alisyahbana.
  • Samiati Alisjahbana lahir di Jakarta, pada tanggal 15 Maret 1930.
  • Samiati Alisjahbana meninggal dunia di Honolulu, Hawaii, pada tanggal 15 Agustus 1966 (pada umur 36 tahun).
Baca juga: Puisi Sedih tentang Ayah

Post A Comment:

0 comments: