Puisi: Di Kedalaman Mimpi Manusia (Karya Muhammad Rois Rinaldi) Di Kedalaman Mimpi Manusia Manusia manusiawi, kemanusiaan dalam teori Antara genangan sampah dan kumuh rumah-…
Puisi: Bayang [Aku] Maut (Karya Muhammad Rois Rinaldi) Bayang (Aku) Maut Pada akhirnya kau takkan sanggup temukanku antara puing percumbuan di kota yang kutinggalk…
Puisi: Tentang Karya (Karya Lasinta Ari Nendra Wibawa) Tentang Karya ( Yudhi Herwibowo ) Setiap karya membawa nasibnya sendiri, katamu. aku termangu, sebab selama …
Puisi: Mencari Peta Ibu (Karya Dorothea Rosa Herliany) Mencari Peta Ibu Cium akar dari rahim tikam ruh pada pohon bakar laut 'nuju rasa timbun gunung denga…
Puisi: Jalan Buntu (Karya Ulfatin Ch.) Jalan Buntu Jarum jam menunjuk angka dua belas matahari memanas jalan pun lepas Di ujung gang sepi rajawali terhenti pohon-pohon ranggas Kemanakah …
Puisi: Pagi Ini Indonesia Raya Menyanyi (Karya Toto ST Radik) Pagi Ini Indonesia Raya Menyanyi Isteriku memasak sayur bayam, tumis tahu toge, tempe goreng, bandeng goreng, dan sambal kecap iris cabai raw…
Puisi: Isyarat Kehidupan Itu Kematiannya (Karya Muhammad Rois Rinaldi) Isyarat Kehidupan Itu Kematiannya (: Astry Anjani ) Kekasih, entah mengapa aku jadi begitu manja. Minta senyum, minta tawa, minta keceriaan menar…
Puisi: Sesunyi Puisi (Karya Toto ST Radik) Sesunyi Puisi Sesunyi puisi di bumi yang selalu sedu oleh cinta palsu dan janji dungu dari lidah yang me…
Puisi: Perempuan yang Menamai Dirinya Hujan (Karya Dimas Indiana Senja) Perempuan yang Menamai Dirinya Hujan (1) Seorang perempuan menunggu senja, Di sela jemari lentiknya ia gantung…
Puisi: Syukur (Karya Djoko Saryono) Syukur saat pagi tiba kabut turun ke tengah kotaku orang-orang memekikkan seru setelah sekian lama menunggu: betapa rindu, betapa haru! tetanah mer…
Puisi: Kasmaran (Karya Djoko Saryono) Kasmaran diam-diam aku selalu mengharapkan kau menjadi iringan awan, menjelma deras hujan mengurungku sebagai tahanan di ceruk penantian dan membiusk…