2012

Puisi: Doa Malam (Karya Joko Pinurbo)

Doa Malam Tuhan yang merdu terimalah kicau burung dalam kepalaku. 2012 Sumber:  Baju Bulan (2013) Analisis Puisi : Puisi "Doa Mala…

Puisi: Sungai (Karya Joko Pinurbo)

Sungai Ibu membekaliku sebuah sungai yang jernih dan berkecipak-kecipak airnya. Sungai itu ditanam di telapak tanganku, mimpi Ibu…

Puisi: Berbicara (Karya Budi Darma)

Berbicara Berpikir adalah berbicara Dengan diri sendiri Berpikir adalah berbicara Di dalam hati Bagaimana kalau berpikir Berbicara bukan kepada diri …

Puisi: Air Mata (Karya Joko Pinurbo)

Air Mata Biarkan hujan yang haus itu melahap air mata yang mendidih di cangkirmu. 2012 Sumber:  Baju Bulan (2013) Analisis Puisi : Pui…

Puisi: Di Patio Itu (Karya Avianti Armand)

Di Patio Itu Patio itu punya segala hal yang dia butuhkan untuk bisa hidup dengan baik: oksigen, cahaya, dan sudut yang tepat untuk menung…

Puisi: Penyair Tidur (Karya Mardi Luhung)

Penyair Tidur Penyair tidur. Tidur di sebelah puisi yang juga tidur. Dan mulut penyair terbuka. Mulut puisi juga terbuka. Dari mulut pe…

Puisi: Ulat dalam Apel (Karya Tjahjono Widarmanto)

Ulat dalam Apel suatu saat kelak aku akan tumbuh menjadi naga menyediakan sebiji taring dan sekecup upas  tanda cinta sebagai ganti ucapan mes…

Puisi: Malam Gelisah (Karya J. Kamal Farza)

Malam Gelisah Bulan mendadak tidur saat pungguk beranikan diri menatapnya awan menutup tirainya dan laut pun kehilangan cahaya Oh, mala…

Puisi: Pulang Kampung Minggu Ini (Karya Mariati Atkah)

Pulang Kampung Minggu Ini tahun lalu, pada bulan seperti sekarang telah terdengar katak menyela kerik jangkrik sehabis hujan titik air jatuh satu-sat…

Puisi: Kepada Lesung Pipimu (Karya Mario F. Lawi)

Kepada Lesung Pipimu Lesung pipimu yang sederhana Adalah cara hujan menempatkan hatinya Di sekeliling rumahku. Bunga-bungaku tumbuh Dengan cinta yang…

Puisi: Kamis Putih (Karya Mario F. Lawi)

Kamis Putih Di perjamuan paling kudus Kucium kakimu. Kudengar denting menggelindingi Dinding telingaku. Entah ini milik senyummu Ataukah berasal dari…

Puisi: Hujan (Karya Kurniawan Junaedhie)

Hujan Aku ingin tidur tapi langit mencegah mataku. Jangan tidur, katanya. Jangan menutup mata, sebelum saya menur…

Puisi: Perayaan Hantu (Karya Iman Budhi Santosa)

Perayaan Hantu Malam itu, anak-anak membuat diriku dari rautan bilah bambu kepala tempurung kelapa, diberi baju kain rombeng dikalungkan pensil, untu…

Puisi: Sinden (Karya Gunawan Maryanto)

Sinden suaramu menggambar rumah yang ingin sekali kutinggali (seratus meter persegi dengan taman kecil tersembunyi di bawah sebua…

Puisi: Di Antara Kanal (Karya Goenawan Mohamad)

Di Antara Kanal Jarimu menandai sebuah percakapan yang tak hendak kita rekam di hitam sotong dan gelas sauvognon blanc yang akan ditinggalk…
© Sepenuhnya. All rights reserved.