2012

Puisi: Menabur Pasir (Karya Mariana Lewier)

Menabur Pasir Pada setiap jejak embun yang menetes dari daun-daun sagu di rawa-rawa pada deretan pepohonan cengkeh di bukit-bukit keletihan ... pada …

Puisi: Sajadah (Karya R. Giryadi)

Sajadah Kepada Ibuku Ibu, Petualangan ini sudah begitu jauh. Asam garam tak lenak kucecap, meski lidah melepuh lepuh. Dalam laut ini, aku seperti ika…

Puisi: Di Beranda (Karya R. Giryadi)

Di Beranda di beranda pada senja ini aku beristirah menikmati rona jingga dan lembayung melihat burung burung melintas : entah di mana ia beristirah …

Puisi: Di Pinggir Telaga Sarangan (Karya Tjahjono Widarmanto)

Di Pinggir Telaga Sarangan dingin menusuk urat dan tulang angin melambai-lambai berdiri di telaga ini seperti menatap lorong dunia air yang memantulk…

Puisi: Dini Hari yang Cerah (Karya Tjahjono Widarmanto)

Dini Hari yang Cerah siul burung bangunkan lelapku di balik jendela kamarku matahari tersenyum daun diayun angin sejuk membelai begitu menyerap dalam…

Puisi: Menjadi Genangan (Karya Susy Ayu)

Menjadi Genangan kamulah Toba genangan air mata purba duka yang membeku sebagai dinding kawah kau kutuk aku dengan cintamu berjaga sebagai menhir di …

Puisi: Pagi Ini Minus Dua Belas (Karya Maman S. Mahayana)

Pagi Ini Minus Dua Belas Lampu-lampu jalanan sudah dipadamkan jam tujuh pagi belum juga datang rembang matahari segalanya masih gulita m…

Puisi: Mata Kancing (Karya Irma Agryanti)

Mata Kancing demi satu jam yang gelap oleh badai bajumu lebih lebat dari barisan pohon marigold mengasihaniku agar aku bisa sepenuhnya berteduh seray…

Puisi: Mengenang Asu (Karya Joko Pinurbo)

Mengenang Asu Pulang dari sekolah, saya main ke sungai. Saya torehkan kata asu dan tanda seru pada punggung…

Puisi: Ulang Tahun (Karya Joko Pinurbo)

Ulang Tahun Hari ini saya ulang tahun. Usia saya genap 50. Saya duduk membaca di bawah jendela, matahari sedang mekar berbunga. Seorang bo…

Puisi: Kita pun Sampai (Karya Suminto A. Sayuti)

Kita pun Sampai Kita pun sampai. Ketika salam rembulan menyapa pantai Ketika salam rembulan menggandeng kelam. Menjadi                 suluk ki dalan…
© Sepenuhnya. All rights reserved.