Puisi: Kasmaran (Karya Djoko Saryono) Kasmaran diam-diam aku selalu mengharapkan kau menjadi iringan awan, menjelma deras hujan mengurungku sebagai tahanan di ceruk penantian dan membiusk…
Puisi: Di Sebuah Negeri tak Bernama (Karya Rini Intama) Di Sebuah Negeri tak Bernama Di sebuah negeri tak bernama ribuan elang menggelepar lapar serupa kemarahan yang menerbangkan daun-daun dan tak pernah …
Puisi: Mimpi Buruk (Karya Aspar Paturusi) Mimpi Buruk angin membawa mimpimu gelisah dan tergesa-gesa malam jelang akhir waktu fajar membangunkanmu adakah kau putus asa kehilangan mimpi indah …
Puisi: Kharakat Cinta (Karya Dimas Indiana Senja) Kharakat Cinta Yah, Aku mafhum betapa Idhar rindumu menjerit Seperti yang kau pesankan lewat semilir angin Selepas hujan menelanjangi tubuh…
Puisi: Mengenang Asu (Karya Joko Pinurbo) Mengenang Asu Pulang dari sekolah, saya main ke sungai. Saya torehkan kata asu dan tanda seru pada punggung…
Puisi: Aktor (Karya Goenawan Mohamad) Aktor - untuk Moh. Sunjaya Aktor terakhir menutup pintu. "Caesar, aku pulang." Dan ruang-rias kosong. Cermin jadi dingi…
Puisi: Ulang Tahun (Karya Joko Pinurbo) Ulang Tahun Hari ini saya ulang tahun. Usia saya genap 50. Saya duduk membaca di bawah jendela, matahari sedang mekar berbunga. Seorang bo…
Puisi: Kata Hujan (Karya Ulfatin Ch.) Kata Hujan Tes tes tes kata hujan mencintai kamu Di bibir payung yang terbuka, di atas aspal yang dingin ia mencoba memungut rindu yang terlanjur bek…
Puisi: Pemuja Pura-Pura (Karya Nana Riskhi Susanti) Pemuja Pura-Pura sial! kita berjumpa di kepedihan yang sama di sana tak ada kursi untuk pemuja pura-pura ayolah, bangun, dan berjalanlah ke taman kot…
Puisi: Syair Puncak (Karya Suminto A. Sayuti) Syair Puncak Jangan tanyakan puncak. Mendakilah terus ke Utara Karna puncak tak pernah ada. Ialah kerendahhatian yang diam tanpa suar…
Puisi: Kita pun Sampai (Karya Suminto A. Sayuti) Kita pun Sampai Kita pun sampai. Ketika salam rembulan menyapa pantai Ketika salam rembulan menggandeng kelam. Menjadi suluk ki dalan…
Puisi: Rumah Kata (Karya Suminto A. Sayuti) Rumah Kata Kembali ke rumah kata. Kembali ke rumah cinta Siapa menunggumu. Putik kembang bertaburan di pembaringan Harum pun menyisir…
Puisi: Syair Embun Pagi (Karya Suminto A. Sayuti) Syair Embun Pagi Hangat matahari. Kehendak pun tak pernah henti Lalu, mata pun cucuk daun. Menghirup embun pagi Jalan pun terbuka. Menuju cakrawala K…
Puisi: Di Ruang Itu (Karya Ook Nugroho) Di Ruang Itu Di ruang itu Kami bertiga saja Bapa, dia dan saya Adapun Bapa Diam dan rahasia Sebagai biasa Adapaun dia (Dan saya) Saling mereka Lelako…