2023

Puisi: Selamat Pagi, Bu Guru (Karya Kliwon Mansi)

Selamat Pagi, Bu Guru selamat pagi, Bu guru yang merapal doa "Selamat Sejahtera" semoga perut terisi kantuk dalam kelas melukiskan mimpi-mi…

Puisi: Segelas Kopi Bertiga (Karya Ummi Sulis)

Segelas Kopi Bertiga Cuaca baru saja terang Setelah pongahnya menghantam pagi Mencuci debu-debu menempel di dedaunan Segelas kopi terhidang Untuk ber…

Puisi: Demokrasi (Karya Melki Deni)

Demokrasi Apakah engkau percaya dan masih mengagumi demokrasi, kekasihku? Sebab sesungguhnya demokrasi adalah negara yang dipimpin oleh kita, dari ki…

Puisi: Menara (Karya Firman Fadilah)

Menara Pabila kuukir rindu yang bertakhta kini  seperti puncak Elbrus di mana sehampar salju putih ialah kebekuan kalbu  tanpa sepasang rengkuhmu,  s…

Puisi: Bicara Senja (Karya Lalik Kongkar)

Bicara Senja Merah jingga hiasi cakrawala Lalu lalang burung camar Menari-nari dalam bingkai rindu Hembusan angin dengan sepoinya Perlahan memutus de…

Puisi: Zikir Anak Kekinian (Karya Ummi Sulis)

Zikir Anak Kekinian Dunia terbalik Zikir jadi pikir Tontonan jadi tuntunan Pengaruh media makin pelik Anak kekinian Turuti tontonan Jadikan tuntunan …

Puisi: Asa yang Gigih (Karya Yanti Harbi)

Asa yang Gigih Sekian tapak yang terjajak Menggiring laju terus bergerak Singkir halang aku menggertak Hingga tuju tak berjarak Mantapkan langkah yan…

Puisi: Jalan Menuju Hatimu (Karya Melki Deni)

Jalan Menuju Hatimu Jalan menuju hatimu menjadi tidak pasti justru ketika kamu berpindah-pindah, dan mengaburkan komitmen bersama. Jalan menuju hatim…

Puisi: Januari untuk Tiga Sahabat (Karya Swary Utami Dewi)

Januari untuk Tiga Sahabat Aku memanggilnya Denny JA Ia mengaum serta kuat menggapai Menancapkan kuku-kukunya di jagad politik lewat survei Terpaan s…

Puisi: Bertanya kepada Malaikat Portugal (Karya Melki Deni)

Bertanya kepada Malaikat Portugal Dalam doaku yang tak panjang, aku bertanya kepada María, Malaikat Portugal itu: Mengapa María tak mau menampakkan d…

Puisi: Mana (Karya Hani Prasetianingtiyas)

Mana Coba tengok yang tuhan bicara Aku menggema Purwokerto, 12 Januari 2023 Analisis Puisi : Puisi "Mana" karya Hani Prasetianingtiyas adal…

Puisi: Dari senyumanmu (Karya Kliwon Mansi)

Dari senyumanmu Dari senyumanmu ialah media kata. Rindu sudah berkelanjutan usia. Saling sapa dari beberapa kenangan. Dari senyumanmu meninggalkan hu…

Puisi: Seberang Sana (Karya S.H. Fashawi)

Seberang Sana Indahnya rembulan itu Nona Memandangi kita kala bercengkrama Sepasang jari menyatu dengan erat Menghiasi hati hamba hingga terpikat Bel…

Puisi: Sihir Mawar Hitam (Karya Esti Rahayu Utami)

Sihir Mawar Hitam lembah unik sungai efrat ungu-hitam kelopak itu anthocyanin menyihirnya mawar hitam liar ia merekah di langit gelap saat sebagian m…

Puisi: Senyum dari Balik Tangisan (Karya Kliwon Mansi)

Senyum dari Balik Tangisan Saat kuintip jendela wajah telah tumpah hidup: air mata dan memasang wajah kecil suka beradu nasib sesudah tersimpan rasa …

Puisi: Tanpa Lily (Karya Galuh Duti)

Tanpa Lily satu pot eforbia kecil di bawah jendela abaikan nyanyian keladi di antara dersik angin duri-durinya bukan untuk luka dia hendak menangkap …
© Sepenuhnya. All rights reserved.