Puisi: Selamat Pagi, Bu Guru (Karya Kliwon Mansi) Selamat Pagi, Bu Guru selamat pagi, Bu guru yang merapal doa "Selamat Sejahtera" semoga perut terisi kantuk dalam kelas melukiskan mimpi-mi…
Puisi: Segelas Kopi Bertiga (Karya Ummi Sulis) Segelas Kopi Bertiga Cuaca baru saja terang Setelah pongahnya menghantam pagi Mencuci debu-debu menempel di dedaunan Segelas kopi terhidang Untuk ber…
Puisi: Demokrasi (Karya Melki Deni) Demokrasi Apakah engkau percaya dan masih mengagumi demokrasi, kekasihku? Sebab sesungguhnya demokrasi adalah negara yang dipimpin oleh kita, dari ki…
Puisi: Menara (Karya Firman Fadilah) Menara Pabila kuukir rindu yang bertakhta kini seperti puncak Elbrus di mana sehampar salju putih ialah kebekuan kalbu tanpa sepasang rengkuhmu, s…
Puisi: Bicara Senja (Karya Lalik Kongkar) Bicara Senja Merah jingga hiasi cakrawala Lalu lalang burung camar Menari-nari dalam bingkai rindu Hembusan angin dengan sepoinya Perlahan memutus de…
Puisi: Zikir Anak Kekinian (Karya Ummi Sulis) Zikir Anak Kekinian Dunia terbalik Zikir jadi pikir Tontonan jadi tuntunan Pengaruh media makin pelik Anak kekinian Turuti tontonan Jadikan tuntunan …
Puisi: Asa yang Gigih (Karya Yanti Harbi) Asa yang Gigih Sekian tapak yang terjajak Menggiring laju terus bergerak Singkir halang aku menggertak Hingga tuju tak berjarak Mantapkan langkah yan…
Puisi: Jalan Menuju Hatimu (Karya Melki Deni) Jalan Menuju Hatimu Jalan menuju hatimu menjadi tidak pasti justru ketika kamu berpindah-pindah, dan mengaburkan komitmen bersama. Jalan menuju hatim…
Puisi: Januari untuk Tiga Sahabat (Karya Swary Utami Dewi) Januari untuk Tiga Sahabat Aku memanggilnya Denny JA Ia mengaum serta kuat menggapai Menancapkan kuku-kukunya di jagad politik lewat survei Terpaan s…
Puisi: Bertanya kepada Malaikat Portugal (Karya Melki Deni) Bertanya kepada Malaikat Portugal Dalam doaku yang tak panjang, aku bertanya kepada María, Malaikat Portugal itu: Mengapa María tak mau menampakkan d…
Puisi: Mana (Karya Hani Prasetianingtiyas) Mana Coba tengok yang tuhan bicara Aku menggema Purwokerto, 12 Januari 2023 Analisis Puisi : Puisi "Mana" karya Hani Prasetianingtiyas adal…
Puisi: Dari senyumanmu (Karya Kliwon Mansi) Dari senyumanmu Dari senyumanmu ialah media kata. Rindu sudah berkelanjutan usia. Saling sapa dari beberapa kenangan. Dari senyumanmu meninggalkan hu…
Puisi: Seberang Sana (Karya S.H. Fashawi) Seberang Sana Indahnya rembulan itu Nona Memandangi kita kala bercengkrama Sepasang jari menyatu dengan erat Menghiasi hati hamba hingga terpikat Bel…
Puisi: Sihir Mawar Hitam (Karya Esti Rahayu Utami) Sihir Mawar Hitam lembah unik sungai efrat ungu-hitam kelopak itu anthocyanin menyihirnya mawar hitam liar ia merekah di langit gelap saat sebagian m…
Puisi: Senyum dari Balik Tangisan (Karya Kliwon Mansi) Senyum dari Balik Tangisan Saat kuintip jendela wajah telah tumpah hidup: air mata dan memasang wajah kecil suka beradu nasib sesudah tersimpan rasa …
Puisi: Tanpa Lily (Karya Galuh Duti) Tanpa Lily satu pot eforbia kecil di bawah jendela abaikan nyanyian keladi di antara dersik angin duri-durinya bukan untuk luka dia hendak menangkap …