Puisi: Suatu Hari di Sudut Kota (Karya Lalik Kongkar) Suatu Hari di Sudut Kota Di senja yang masih terik itu ketika angin kering berhembus mengiringi langkahku Dengan samar yang nampak dari jauh mataku t…
Puisi: Sajak Sepotong Kue Ulang Tahun ke-2 (Karya Mochamad Azky) Sajak Sepotong Kue Ulang Tahun ke-2 Dan juru foto pun mengabadikan dirinya sedang dia melirik jarum jam bingung, bernafas, dan bingung kembali kemudi…
Puisi: Bulan Purnama (Karya Kliwon Mansi) Bulan Purnama malam ini telah menampakkan diri dari cahaya bulan purnama memasang rindu di depan jendela yang berhari-hari mengasingkan diri dari sun…
Puisi: Malampun Tiba (Karya Risky Agato) Malampun Tiba Malampun tiba aku tak sempat mengejakan namamu Tak sempat membisikkan selamat tidur melalui cahaya bulan Malampun tiba aku belum sampa…
Puisi: Hal-Hal yang Lahir dari Rindu (Karya Moh. Ghufron Cholid) Hal-Hal yang Lahir dari Rindu Sudah berapa lama kau memandu cinta Seumur pelangi Atau sudah hitungan windu Ada hal-hal yang lahir dari rindu Yang tak…
Puisi: Berubah (Karya Kang Thohir) Berubah Aturan agama berubah Menjadi aturan nafsunya dan pemikirannya Asal menjadi usul Hilang kendali dibuat bingung Brebes, 17 Mei 2023 Analisis Pu…
Puisi: Pulanglah, Kasihku! (Karya Lalik Kongkar) Pulanglah, Kasihku! Hujan hampir merinai Sedangkan kau tak juga tiba Mungkin kau lupa Janji temu di sore ini Mungkin kau juga tak ingat Aku tak hanya…
Puisi: Kepada Sang Pengamen (Karya Gunoto Saparie) Kepada Sang Pengamen kau nyanyikan lagu lama sepanjang malam, sepanjang siang dari pintu ke pintu, dari cinta ke cinta namun kau tak tahu di mana dir…
Puisi: Tentang Penyair (Karya Ehfrem Vyzty) Tentang Penyair Penyair sering kali merangkai puisi tengah malam Dengan mata berdarah-darah Penyair sering kali bercinta lewat aksara Saat bulan kemb…
Puisi: Tamu Tak Tahu Diri (Karya Reinma) Tamu Tak Tahu Diri Bermuara asa Berlayar arungi Andaman Wajah sendu Kain kumal bau Syair pilu Ketuk pintu nurani Hangat uluran tangan tuan rumah Bua…
Puisi: Siapakah Mengetuk Pintu (Karya Gunoto Saparie) Siapakah Mengetuk Pintu siapakah mengetuk pintu saat malam sunyi lingsir? gerimis membasuh waktu senyap memberat dan risau hadir benarkah kau bertamu…
Puisi: Tentang Salam Tempo Dulu (Karya Kliwon Mansi) Tentang Salam Tempo Dulu aku titipkan rindu. Pada waktu yang letaknya di orang tua. Dia salam rindu tempo dulu diangin-anginkan depan rumah mana lagi…
Puisi: Pada Suatu Hari (Karya Kliwon Mansi) Pada Suatu Hari Pada suatu hari aku mengejamu: dalam waktu yang sesingkat-singkatnya kurang lebih dari setangkai usiaku Pada suatu hari aku mengejamu…
Puisi: Tak Pernah Terlupakan (Karya Kliwon Mansi) Tak Pernah Terlupakan dari jejak kaki, yang dipulangkan oleh waktu tersisa kebahagiaan, satu minggu yang lalu sudahkah pulang ke rumah? dengan nama b…
Puisi: Dicap Sombong Esih Bombong (Karya Kang Thohir) Dicap Sombong Esih Bombong Meski aku dicap sombong Tapi esih bombong Sebabe aku kiye apa anane Ora ngadirna aku kiye wong hebat lan sapane Wislah aja…
Puisi: Cara Ibu Menenun Kami (Karya Melki Deni) Cara Ibu Menenun Kami : buat Maria Magdalena Fatima Ida Ibu mengisahkan kami terbuat dari helai-helai benang, yang ia jalin bersama Yang Lain. Ia mem…