Aceh masih belum baik-baik saja.

Puisi 7 Bait

Puisi: Peminta-minta (Karya Sariamin Ismail)

Peminta-minta Haus dahaga tidak tertanggung         Perut berbunyi meminta nasi Lah penat tangan sebab menampung         Tidak seorang mengasihani. S…

Puisi: Padamu Jua (Karya Amir Hamzah)

Padamu Jua Habis kikis segala cintaku hilang terbang pulang kembali aku padamu seperti dahulu. Kaulah kandil kemerlap pelita jendela di…

Puisi: Seorang Tua di Ranjang Sakit (Karya Trisno Soemardjo)

Seorang Tua di Ranjang Sakit Tafsiran yang berlaku antara dunia dan aku Bagai lampu padam mendingin di kalbu;     Sayang masa lampau tak balik dan ke…

Puisi: Hewan Purbakala (Karya Taufiq Ismail)

Hewan Purbakala Lama sekali dahulu, lama sekali dahulu kala Lebih 100 juta tahun yang silam Di atas dunia a…

Puisi: Tanah Jawi (Karya Marius Ramis Dayoh)

Tanah Jawi Orang-orang putus asa Habis tanah kami dijual! Tanah subur, tanah pusaka Kami ini amat sial, habis kepunyaan belaka! Habis kepunyaan bapak…

Puisi: Bintang di Tengah Gelap (Karya Rustam Effendi)

Bintang di Tengah Gelap Béta melihat bintang, sungguhpun bintang disungkup gelap. Banyak bukan terbilang, tetapi satu yang béta lihat. Ini 'kan j…

Puisi: Lengang (Karya Rustam Effendi)

Lengang     Lengang di lawang, tidak bergerak, tidak berombak.     Awang pun tenang, tidak bergerak, tidak beroyak.     Bunyi pun sunyi…

Puisi: Lagu Waktu Kecil (Karya Rustam Effendi)

Lagu Waktu Kecil Lagu kecil     lagu mencicil, Dijinjing kenangan menempuh umur. Tiadakan lupa sampai ke kubur. Jauh di rantau,     d…

Puisi: Benteng Tak Terlihat (Karya Yusriman)

Benteng Tak Terlihat Benteng itu tak berdinding, Tapi mengurung ribuan jiwa, Tak ada penjaga, hanya adat, Yang berkata, “Beginilah adanya.” Ia tak be…

Puisi: Sunyi (Karya Amir Hamzah)

Sunyi Kuketuk pintu masaku muda hendak masuk rasa kembali taman terkunci dibelan pula tinggallah aku sunyi sendiri. Kudatang…

Puisi: Ragu (Karya Amir Hamzah)

Ragu Asap pujaan bergulung-gulung naik melingkar kekimu dewa rasanya hati melambung-lambung estu kupohonkan akan kurnia. "Permaisur…

Puisi: Warisan Luka (Karya Yusriman)

Warisan Luka Kami warisi lebih dari tanah, Kami warisi dendam yang dikubur, Di setiap ladang dan rumah tua, Ada kisah tentang tangan yang dibungkam. …
© Sepenuhnya. All rights reserved.