Puisi Adhitya

Puisi: Kepada N. (Karya Adhitya Wanda Pratama)

Kepada N. Wajahmu sebening kembang Wiku Di sudut taman kota yang sendu Bermekar pada pagi berembun, Bolehkah aku datang mengayun? Tingkahmu seanggun …

Puisi: Usang (Karya Adhitya Wanda Pratama)

Usang Hari demi hari Bulan demi bulan, Setahun, sewindu, Hanya menghamburkan detik Yang tak mampu ditampik Semakin mengalir Semakin dekat pada akhir …

Puisi: Sajak Pantai (Karya Adhitya Wanda Pratama)

Sajak Pantai Seperti barisan nyiur yang berderet rapi memisahkan garis antara sawah dan pantai di lebar jarak antara Singkil dan Ayah, Seperti itu ju…

Puisi: Fragmen Kali Nila (Karya Adhitya Wanda Pratama)

Fragmen Kali Nila Debur kali yang berlarian dari arah hulu telah mengantar kedatanganmu menerjang kesunyian di sepanjang jalan itu, Dan putaran pedal…

Puisi: Penerimaan (Karya Adhitya Wanda Pratama)

Penerimaan Aku termenung di ujung hari, Berefleksi pada apa yang tersaji Dan pada apa yang muncul dalam imaji Akan kurnia bahgia yang ditaburkan Ilah…

Puisi: Malam Qadr (Karya Adhitya Wanda Pratama)

Malam Qadr Kutandai tingkah semesta-Mu Dalam selisik angin mati berkemerlap sunyi Dan Caya Sasi yang mengintip di tirai mega, Ditilami kabut tipis da…

Puisi: Reminisensi (Karya Adhitya Wanda Pratama)

Reminisensi Minggu pagi telah merapat dan janji yang telah terburai mesti terurai, Kau turun dari angkot berkerudung hitam dan jaket biru, berbalik p…

Puisi: Pongah (Karya Adhitya Wanda Pratama)

Pongah Dalam rinai hujan yang basah Ada namamu yang membikin resah Di hatiku gelombang rindu bertumpah ruah Membentur gugusan karang berpecah belah. …

Puisi: Malam (Karya Adhitya Wanda Pratama)

Puisi Malam Malam, Cahya sirna bercampur kelam, Cuma neon dikerubungi laron, Cuma cecak di atas plavon, Cuma Manguni di atas balkon, Cuma lamunan ke …

Puisi: Kubacakan Tulisanku Padamu (Karya Adhitya Wanda Pratama)

Kubacakan Tulisanku Padamu Kubacakan tulisanku, padamu Dan pada mega yang turut bersaksi, Situasiku kini tak cukup membuat sumringah dan di hadapan m…

Puisi: Hujan (Karya Adhitya Wanda Pratama)

Puisi Hujan Hujan, Reda sedikit disebut gerimis, Besar sedikit disebut badai, Sebentar jadi mampir, Lama jadi banjir, Orang-orang jadi banyak melipir…

Puisi: Dini Hari (Karya Adhitya Wanda Pratama)

Dini Hari Di hawa dingin ini, di sisa aroma hujan yang menghujani tenda, Bayang kehangatanmu begitu kuat memupuk dada Seakan ranting yang menyala di …
© Sepenuhnya. All rights reserved.