Puisi Aoh K. Hadimadja

Puisi: Si Borong-Borong (Karya Aoh K. Hadimadja)

Si Borong-Borong Matahari yang kencang berlari Bulan berpacu dengan kokok ayam Menambah yang putih-putih tumbuh di kepala Tetapi denyut-den…

Puisi: Jenderal Utama (Karya Aoh K. Hadimadja)

Jenderal Utama Lega hati pasukan terpukul Menunggu, menunggu lagi pasukan datang Menyerang datang Jenderal utama menyuruk ke dalam Tia…

Puisi: Di Bawah Kaki Kebesaran-Mu (Karya Aoh K. Hadimadja)

Di Bawah Kaki Kebesaran-Mu (1) Aku lenyap dalam "tiada" Hanya engkau jua memenuhi ruangan yang tak berufuk Gerakan yang ada pad…

Puisi: Aku, Sahaya (Karya Aoh K. Hadimadja)

Aku, Sahaya untuk Effy Aku sahaya seruan kata menggulung penghidupan dalam kepala lampu-lampu melenggung samar-samar gerincing lereng jauh-jauh hanya…

Puisi: Kalau Tahu (Karya Aoh K. Hadimadja)

Kalau Tahu Kalau tahu kampung dalam binasa angin kencang menumbangkan tiang-tiang lahar tidak akan bergolak dalam Sinabung semata poyang tinggalkan l…

Puisi: Kehilangan Mestika (Karya Aoh K. Hadimadja)

Kehilangan Mestika Sepoi berhembus angin menyejuk diri Kelana termenung Merenung air Lincah bermain ditimpa sinar. Hanya sebuah bintang…

Puisi: Pecahan Ratna (Karya Aoh K. Hadimadja)

Pecahan Ratna (1) Pabila engkau sungai dan aku mentari akan kupancarkan sinarku sekuat tenaga, agar engkau tertawa riang menyanyi…
© Sepenuhnya. All rights reserved.