Puisi Bambang Sarwono

Puisi: Bulan Kuhapus dan Perasaan Rindu Menindasku (Karya Bambang Sarwono)

Bulan Kuhapus Dan Perasaan Rindu Menindasku Karena Aku Mengenangmu sejumlah kata-kata tak juga dapat aku rangkaikan untuk melukiskan berahi cintaku, …

Puisi: Kita Lebih Memahami (Karya Bambang Sarwono)

Kita Lebih Memahami kita lebih memahami kenapa ular-ular suka berdiam di tempat-tempat yang rungkut dan sangar, becek, serta berhawa lengas. kita leb…

Puisi: Sebelum Mula (Karya Bambang Sarwono)

Sebelum Mula sehari sebelum terbit cinta Ia tak mengibaskan apa-apa juga kabut, juga duka Nur; masih tersimpan di benak                         Tanya…

Puisi: Bisa Saja Kita Berkata (Karya Bambang Sarwono)

Bisa Saja Kita Berkata bisa saja kita berkata diri kita bodoh lantaran tidak pintar; tapi kita tak akan pernah bilang kenapa nasib kita ternyata jele…

Puisi: Andaikan Kau Adam Datang Menyalami (Karya Bambang Sarwono)

Andaikan Kau Adam Datang Menyalami andaikan kau adam datang menyalami, dengarlah hanya anggukan terbata dari kamar yang jauh tajam menguliti hati buk…

Puisi: Di Sudut Matahari Ada Gelap (Karya Bambang Sarwono)

Di Sudut Matahari Ada Gelap Di sudut matahari ada gelap Hitamnya mungil Namun kembang menyayat Terpandang di sini Hariku menyayat Di sudut hati ada p…

Puisi: Begitu Merdu (Karya Bambang Sarwono)

Begitu Merdu begitu merdu perut yang hamil mengandung benihku; begitu merdu bingung matamu menanggung rindu; begitu merdu kita menanti bakal anak itu…

Puisi: Kutangkap Lukisan Kabutmu (Karya Bambang Sarwono)

Kutangkap Lukisan Kabutmu Mungkin Kelak Akan Membatu sungguh tak ada yang lebih goyah dan menyangsikan dari pada melihat engkau menarikan jari dan ku…

Puisi: Daun-Daun (Karya Bambang Sarwono)

Daun-Daun aku telah dipakai menutupi malu syahwat-syahwatnya dari pandang lewat mata, tapi tangan bisa saja nakal merapatkan atau menanggalkan. Sumbe…

Puisi: Bukan Bianglala (Karya Bambang Sarwono)

Bukan Bianglala bisa saja kusaksikan sebentuk pelangi manis melengkung tapi bukan warna-warni berderet rapi biasa saja aku mengatakan, ada bianglala …

Puisi: Di Panggung Permainan Waktu (Karya Bambang Sarwono)

Di Panggung Permainan Waktu Di panggung permainan waktu sesuatu diseret-seret di gelanggang judi dengan mempertaruhkan omongkosong sejuta arti. Kita …

Puisi: Kita Nonton Ketoprak (Karya Bambang Sarwono)

Kita Nonton Ketoprak ketoprak jawa lain dengan ketoprak jakarta ketoprak jakarta tangsal perut, made in jawa santapan jiwa. bayangkan sebuah panggung…

Puisi: Empat Puluh Lima? (Karya Bambang Sarwono)

Empat Puluh Lima? kita bikin kemerdekaan! kemerdekaan adalah kita-kita yang selalu unggul dalam perang! atau kita lumat sama sekali menjadi mati? ah,…

Puisi: Suprobo (Karya Bambang Sarwono)

Suprobo berdiri di bawah bayang kau menanti di pinggir jalan, bulan cukup putih tanpa selaput awan mengangguk telanjang. "Aku masih perawan!&quo…
© Sepenuhnya. All rights reserved.