Puisi Bambang Sarwono

Puisi: Satu Tambah Satu Tambah Satu Tambah Pula Usia (Karya Bambang Sarwono)

Satu Tambah Satu Tambah Satu Tambah Pula Usia satu tambah satu tambah satu tambah pula usia begitu batas hidup kita rambati tanpa cingcong tanpa sere…

Puisi: Sajak (Karya Bambang Sarwono)

Sajak yang rasa yang sepah yang rupa tak wajah yang rantau yang risau yang diam tak betah yang kilat yang kilau yang pekat tak jangkau yang larut yan…

Puisi: Ia yang Pudar Kehilangan Warna (Karya Bambang Sarwono)

Ia yang Pudar Kehilangan Warna ia yang pudar kehilangan warna adalah wajah yang belum jelas kukenal ku tak tahu masih berapa lama lagilah umurnya. se…

Puisi: Catatan Sehari (Karya Bambang Sarwono)

Catatan Sehari (1) Kita masih punya tali untuk bisa direntang panjang Kita masih punya harapan untuk bisa dipandang Kits masih punya apa-apa untuk ki…

Puisi: Bulan Kuhapus dan Perasaan Rindu Menindasku (Karya Bambang Sarwono)

Bulan Kuhapus Dan Perasaan Rindu Menindasku Karena Aku Mengenangmu sejumlah kata-kata tak juga dapat aku rangkaikan untuk melukiskan berahi cintaku, …

Puisi: Kita Lebih Memahami (Karya Bambang Sarwono)

Kita Lebih Memahami kita lebih memahami kenapa ular-ular suka berdiam di tempat-tempat yang rungkut dan sangar, becek, serta berhawa lengas. kita leb…

Puisi: Sebelum Mula (Karya Bambang Sarwono)

Sebelum Mula sehari sebelum terbit cinta Ia tak mengibaskan apa-apa juga kabut, juga duka Nur; masih tersimpan di benak                         Tanya…

Puisi: Bisa Saja Kita Berkata (Karya Bambang Sarwono)

Bisa Saja Kita Berkata bisa saja kita berkata diri kita bodoh lantaran tidak pintar; tapi kita tak akan pernah bilang kenapa nasib kita ternyata jele…

Puisi: Andaikan Kau Adam Datang Menyalami (Karya Bambang Sarwono)

Andaikan Kau Adam Datang Menyalami andaikan kau adam datang menyalami, dengarlah hanya anggukan terbata dari kamar yang jauh tajam menguliti hati buk…

Puisi: Di Sudut Matahari Ada Gelap (Karya Bambang Sarwono)

Di Sudut Matahari Ada Gelap Di sudut matahari ada gelap Hitamnya mungil Namun kembang menyayat Terpandang di sini Hariku menyayat Di sudut hati ada p…

Puisi: Begitu Merdu (Karya Bambang Sarwono)

Begitu Merdu begitu merdu perut yang hamil mengandung benihku; begitu merdu bingung matamu menanggung rindu; begitu merdu kita menanti bakal anak itu…

Puisi: Kutangkap Lukisan Kabutmu (Karya Bambang Sarwono)

Kutangkap Lukisan Kabutmu Mungkin Kelak Akan Membatu sungguh tak ada yang lebih goyah dan menyangsikan dari pada melihat engkau menarikan jari dan ku…

Puisi: Daun-Daun (Karya Bambang Sarwono)

Daun-Daun aku telah dipakai menutupi malu syahwat-syahwatnya dari pandang lewat mata, tapi tangan bisa saja nakal merapatkan atau menanggalkan. Sumbe…
© Sepenuhnya. All rights reserved.