Puisi Bunda

Puisi: Ibunda (Karya Wiji Thukul)

Ibunda Ibunda akhirnya menjengukku juga datang ke penjara dari kampung ke ibukota melihat anak tersayang babak belur dianiaya tentara Ibunda akhirnya…

Puisi: Ibunda Tercinta (Karya Umbu Landu Paranggi)

Ibunda Tercinta Perempuan tua itu senantiasa bernama: duka derita dan senyum yang abadi tertulis dan terbaca jelas kata-kata puisi dari ujung rambut …

Puisi: Bunda (Karya Ajip Rosidi)

Bunda Nyanyi menayang mimpi ke pangkuannya damai pun terlena dalam hati mewujudkan kasih dan cinta yang takkan terhalang me…

Puisi: Sajak Ibunda (Karya W.S. Rendra)

Sajak Ibunda Mengenangkan ibu adalah mengenangkan buah-buahan. Istri adalah makanan utama. Pacar adalah lauk-pauk. Dan Ibu adalah pelen…

Puisi: Hati Bunda (Karya Isma Sawitri)

Hati Bunda daerah daerah periuk mendidih berpindah tempat dari abad ke abad bermula di lembah huangho, Mesopotamia purba lalu ke Jerusalem lewat roma…

Puisi: Ayah Bunda (Karya Karsono H. Saputra)

Ayah Bunda waktu kecil dulu, bila ada rasa takut aku selalu lari ke pelukannya tangannya yang kokoh menenteramkan hatiku dan ciuman ke kepala menjaga…

Puisi: Ibunda (Karya Ajip Rosidi)

Ibunda Ia terbujur Bumi subur Lembah-lembah dan gunung Telentang tenang Tangannya mengusap sayang Perut mengandung. Matanya nyalang L…

Puisi: Surat kepada Bunda tentang Calon Menantunya (Karya W.S. Rendra)

Surat kepada Bunda: Tentang Calon Menantunya Mamma yang tercinta, akhirnya kutemukan juga jodohku seseorang yang bagai kau: sederhana da…

Puisi: Nyanyi Bunda yang Manis (Karya W.S. Rendra)

Nyanyi Bunda yang Manis Kalau putraku datang ia datang bersama bulan kerna warna jingga dan terang adalah warna buah di badan. Wahai, t…

Puisi: Kunjungan Ibunda (Karya Eka Budianta)

Kunjungan Ibunda Aku berjalan bersama Maria Menyusuri pagi, menyusuri malam Melewati gang di kampung-kampung Menempuh jalan-jalan raya Aku berlayar b…

Puisi: Pangkuan Bunda (Karya Rustam Effendi)

Pangkuan Bunda     Tahu dikau secabik tempat yang kukasihi?     Tumpak yang sakti, di dalam dada kuhormati?     Dalam kenangan     tera…

Puisi: Wajah Bunda (Karya Fridolin Ukur)

Wajah Bunda Gelap bertaut Mencipta sebuah wajah di samar mimpi Wajah bunda seraut!         Di sayap hening malam         wajah bermalam…
© Sepenuhnya. All rights reserved.