Puisi: Demokrasi (Karya Melki Deni) Demokrasi Apakah engkau percaya dan masih mengagumi demokrasi, kekasihku? Sebab sesungguhnya demokrasi adalah negara yang dipimpin oleh kita, dari ki…
Puisi: Demokrasi Dunia Ketiga (Karya Agus R. Sarjono) Demokrasi Dunia Ketiga Kalian harus demokratis. Baik, tapi jauhkan tinju yang kau kepalkan itu dari pelipisku bukankah engkau… Tutup mulut! …
Puisi: Bisakah Kita Ganti Arti Demokrasi (Karya Lasinta Ari Nendra Wibawa) Bisakah Kita Ganti Arti Demokrasi Seperti inikah nuansa demokrasi saat partai politik giat memonopoli calon-calon pemimpin yang hendak naik …
Puisi: Semangat Demokrasi (Karya Asmara Hadi) Semangat Demokrasi Gemilang pagi mandi cahaya Bangun alam kilau-kilauan Bisik berbisik nikmat rasanya Angin mesra mencium Priangan Buru…
Puisi: Demokrasi (Karya Agam Wispi) Demokrasi jenderal, telah kami pasang bintang-bintang di dada kalian dari rejam tuan tanah dan lintah kutuntut bintangmu: mana tanah?! …
Puisi: Politisi Itu Adalah (Karya W.S. Rendra) Politisi Itu Adalah Para politisi berpakaian rapi. Mereka turun dari mobil langsung tersenyum atau melambaikan tangan. Di muka kamera te…
Puisi: Ketika Indonesia Dihormati Dunia (Karya Taufiq Ismail) Ketika Indonesia Dihormati Dunia Dengan rasa rindu kukenang pemilihan umum setengah abad yang lewat Dengan rasa kangen pemilihan umum…
Puisi: Demokrasi (Karya Mahdi Idris) Demokrasi Kita adalah bangsa berdaulat yang punya sekerat mimpi menata kehidupan bernegara. Mimpi yang kemudian kita titipkan pada an…
Puisi: Intimidasi dalam Demokrasi (Karya Remy Sylado) Intimidasi dalam Demokrasi siapa berani melebihi kepala terhadap kepala pasti bakal hilang kepala 1989 Sumber: Puisi Mbeling (Kepustakaan Populer Gra…
Puisi: Mandi Demokrasi (Karya Acep Syahril) Mandi Demokrasi Di panggang gunung kidul ini ada sebuah jurang batu luweng kera namanya luweng itu tempat pembantaian dan pembuangan orang-o…
Puisi: Pada Siapa (Karya Isma Sawitri) Pada Siapa Zakse, dalam kenangan Kerikil menggeliat dalam genggaman batu berkeringat dalam kepalan bukan sangkur pengukir liang …
Puisi: Kepada Kawan (Karya Abdul Wachid B. S.) Kepada Kawan (LPM) ketika jurnalis tidak mampu menulis ketika jurnalis tidak mau menulis cuma lukisan ruwet…