Puisi: Duka (Karya Sitor Situmorang) Duka ( kepada Chairil Anwar ) Manakah lebih sedih? Nenek terhuyung tersenyum Jelma sepi abadi Takkan be…
Puisi: Lagu Usang (Karya Kuswahyo S.S. Rahardjo) Lagu Usang Seloroh di celuk merapi merona senja mengiris perlahan nadi setangkup melati akhir juni yang terus berkejaran dengan mimpi remb…
Puisi: Duka Kaca (Karya Arahmaiani) Duka Kaca Sayup gamelan mengantar legong Desirkan nyanyian ketiadaan Tentang masa kecil yang haru Tentang ingat wajah nenek ketus Tiap t…
Puisi: Sebuah Jaket Berlumur Darah (Karya Taufiq Ismail) Sebuah Jaket Berlumur Darah Sebuah jaket berlumur darah Kami semua telah menatapmu Telah berbagi duka yang agung Dalam kepedihan b…
Puisi: Menjahit Duka (Karya A. Munandar) Menjahit Duka "Terbangun sendiri dan hanya sendiri menjahit duka." Pernah kucoba membuka hati dari seb'ah janji tanpa tepati Pernah kuc…
Puisi: Serenada Hitam (Karya W.S. Rendra) Serenada Hitam (1) Aku akan masuk ke dalam hutan Lari ke dalam hutan Menangis ke dalam hutan. Kerna mereka telah memisahkan kami: aku dan…
Puisi: Lagu Angin (Karya W.S. Rendra) Lagu Angin Jika aku pergi ke timur arahku jauh, ya, ke timur. Jika aku masuk ke hutan aku disayang, ya, di hutan. Aku pergi d…
Puisi: Demikianlah Waktu Bicara (Karya Moh. Wan Anwar) Demikianlah Waktu Bicara demikianlah waktu bicara, bersepakat dengan kita kuil itu biarkan tetap suci aku sekarat di barat kaulebur di timur kau memi…
Puisi: Telah Kutangkap Laut (Karya Kriapur) Telah Kutangkap Laut Telah kutangkap degup laut, kukenal Rupa ombak dan karang Dan telah kubongkar langit, Kupegang sukma bulan dan segala Penghuni l…
Puisi: Di Rumah Duka (Karya Kurniawan Junaedhie) Di Rumah Duka Di rumah duka, hanya cericit burung dan arwah mendiang yang berkisar di antara kami. Kepala kami menunduk Wajah kami muram…
Puisi: Gumam Jejak Duka (Karya Bambang J. Prasetya) Gumam Jejak Duka Bau kuburan di plataran rumah-Mu menyesatkan kesangsian melacak jejak nabi-nabi Rembulan berlayar menggigil kabut menawar kembali ga…
Puisi: Duka (Karya Kirdjomuljo) Duka Di ujung malam orang hendak melupakan duka Ke mana duka akan terlempar datangnya serupa hari serupa ada serupa ta…
Puisi: Menghitung Ufuk (Karya Remy Sylado) Menghitung Ufuk Berapa ufuk yang aku kenal Adakah di situ mengalir mata air yang mengenyangkan dahagaku akan rasam kesunyian yang aku cari…