Puisi Duka

Puisi: Demikianlah Waktu Bicara (Karya Moh. Wan Anwar)

Demikianlah Waktu Bicara demikianlah waktu bicara, bersepakat dengan kita kuil itu biarkan tetap suci aku sekarat di barat kaulebur di timur kau memi…

Puisi: Telah Kutangkap Laut (Karya Kriapur)

Telah Kutangkap Laut Telah kutangkap degup laut, kukenal Rupa ombak dan karang Dan telah kubongkar langit, Kupegang sukma bulan dan segala Penghuni l…

Puisi: Di Rumah Duka (Karya Kurniawan Junaedhie)

Di Rumah Duka Di rumah duka, hanya cericit burung dan arwah mendiang yang berkisar di antara kami. Kepala kami menunduk Wajah kami muram…

Puisi: Gumam Jejak Duka (Karya Bambang J. Prasetya)

Gumam Jejak Duka Bau kuburan di plataran rumah-Mu menyesatkan kesangsian melacak jejak nabi-nabi Rembulan berlayar menggigil kabut menawar kembali ga…

Puisi: Duka (Karya Kirdjomuljo)

Duka Di ujung malam orang hendak melupakan duka Ke mana duka akan terlempar datangnya serupa hari serupa ada serupa ta…

Puisi: Menghitung Ufuk (Karya Remy Sylado)

Menghitung Ufuk Berapa ufuk yang aku kenal Adakah di situ mengalir mata air yang mengenyangkan dahagaku akan rasam kesunyian yang aku cari…

Puisi: Lonceng (Karya Djajanto Supra)

Lonceng duka bersahutan dalam rindu yang sebanding antara kita luka terbuka ah tersipu waktu dalam warna senja mengembang dan menutu…

Puisi: Dalam Suka dan Duka (Karya Remy Sylado)

Dalam Suka dan Duka (nyanyian Kiai Ebun dan Budak-Budak) Adakah kau saksikan gemintang Atau guruh yang dahsyat di angkasa Meminta ampun kep…

Puisi: Bila Hujan (Karya A. Munandar)

Bila Hujan Bila hujan tak sempat menawar pilu         izinkan aku menitip duka padamu. Bawalah ke ujung timur         sebab rindu bermuara da…

Puisi: Lambaian-Lambaian Sunyi (Karya Linus Suryadi AG)

Lambaian-Lambaian Sunyi lambaian-lambaian sunyi langit kelabu abadi senandung senandung duka lambaian-lambaian sunyi langit kelabu abadi adalah kehid…

Puisi: Duka Sebuah Hutan, Duka Burung-Burung (Karya Diah Hadaning)

Duka Sebuah Hutan, Duka Burung-Burung Burung-burung hilang sarang mencari lebat rambutmu hutan lindung sepa…

Puisi: Dukaku yang Risau (Karya Ajip Rosidi)

Dukaku yang Risau Berjalan, berjalan selagi di diri duka bernapas lega menemu perempuan kami berpandangan: lantas tahu segalanya tinggal ma…

Puisi: Dukaku Abadi (Karya Sitor Situmorang)

Dukaku Abadi (sebuah ziarah) Versi dokumentasi J.J. Rizal Judul: Dukaku Abadi Sejuta surat sejuta ray…

Puisi: Sebuah Sampan (Karya Remy Sylado)

Sebuah Sampan Aku sampan di samudra duka Terus dioleng gelombang tidak kenal henti Jika bertemu mercusuar di malam Atau kawanan camar di fa…
© Sepenuhnya. All rights reserved.