Aceh masih belum baik-baik saja.

Puisi Iyut Fitra

Puisi: Malam Kesatu (Karya Iyut Fitra)

Malam Kesatu seperti bulan yang lalu melintas tak terdekap kutulis lagi cerita yang sama: kita dua angsa putih gamang berlayar menabuhkan kelahiran m…

Puisi: Lelaki di Jendela (Karya Iyut Fitra)

Lelaki di Jendela Ada lelaki setengah tua tertegun di jendela tatapannya lumpuh, angin menyapu gurat nan gelisah di setiap jengkal pandang ha…

Puisi: Percintaan Hulu dan Muara (Karya Iyut Fitra)

Percintaan Hulu dan Muara Jangan pernah kau ragukan. ini bukan sajak terakhirku, kekasih sebagaimana hulu. ia selalu menyimpan rindu pada muara…

Puisi: Selamat Pagi Usia (Karya Iyut Fitra)

6 Februari Selamat Pagi Usia kembang-kembang itu terus bermekaran, datang dan mereka kirim setiap gendang riuh, padaku jauh terpukau ruang gelap: sun…

Puisi: Jenjang (Karya Iyut Fitra)

Jenjang Aku tak menutup pintu ketika kaumelangkah tak menoleh lagi. Kaubawa semua buaian. Tertinggal aku dalam kenangan. Lalu ribu sepi hambur menu…

Puisi: Bunga Puti Lembayung (Karya Iyut Fitra)

Bunga Puti Lembayung Bunda, bagi anak-anak yang akan lahir dari rahim waktu aku telah menyusun rakit, bila badai itu datang cepat panaskan pa…

Puisi: Hari-Hari di Batanghari (Karya Iyut Fitra)

Hari-Hari di Batanghari Masa lampau. di sebuah pulau emas sayembara itu dimulai di antara bayang-bayang harta karun mana raja negeri ini? …

Puisi: Pejalan yang Tabah (Karya Iyut Fitra)

Pejalan yang Tabah Ia lahir sebagai pejalan. Langkahnya serupa derap kuda sumba di tanah-tanah setapak hingga letih sampai ke puncak pencaria…

Puisi: Kreneng (Karya Iyut Fitra)

Kreneng (: Umbu) Malam tak jadi mabuk. Hanya pekik rock and roll dan gadis bergaun samar sebelum esok penumpang pu…

Puisi: Sirompak Taeh (Karya Iyut Fitra)

Sirompak Taeh * Sudahkah pukul dua belas malam? yang tidur akan dibangunkan maka laki-laki bergalembong hitam. matanya dingin me…

Puisi: Merah Putih Genting (Karya Iyut Fitra)

Merah Putih Genting (- 100 tahun Bung Hatta) (Seratus lilin seperti tak redup. seratus tahun serasa kemaren …

Puisi: Bila Malam Tak Tidur (Karya Iyut Fitra)

Bila Malam Tak Tidur Tangis bayi desau daun-daun mata-mata terpaku menatap waktu Larut telah jatuh. belum juakah kau rebahkan tubuh? …
© Sepenuhnya. All rights reserved.