Puisi Kang Thohir

Puisi: Bingung (Karya Kang Thohir)

Bingung Orang pintar yang membingungkan Pada zaman menepi jalan Bingung tak tahu arah Prinsip dunia yang berkepanjangan Lupa pada jalan pulang Diterk…

Puisi: Krisis Ekonomi (Karya Kang Thohir)

Krisis Ekonomi Melihat kondisi yang krisis ekonomi Membuat ketar-ketir Dibuat pikir Ramadan mau berakhir Tapi bonus THR belum cair Aku pun turut prih…

Puisi: Indonesia Kehilangan Budayanya (Karya Kang Thohir)

Indonesia Kehilangan Budayanya Banyak orang pribumi pertiwi Berambut pirang Cinta negeri pun masih bimbang Katanya cinta NKRI harga mati Tapi takut s…

Puisi: Luka pada Dunia (Karya Kang Thohir)

Luka pada Dunia Luka memang merana disambut duka Diombang-ambing badai menerpa Menyusuri dalam kehidupan yang fana Menapaki jejak dunia Entah berapa …

Puisi: Orang Pandai Berbicara (Karya Kang Thohir)

Orang Pandai Berbicara Orang pandai berbicara Bermain dengan bahasa Membolak-balikan fakta Hilang logika Sehingga mementingkan dunia semata  Tak memi…

Puisi: Gejolak Rasa (Karya Kang Thohir)

Gejolak Rasa Gejolak di dada setiap rasa Ada pada cinta yang menggema Merajut asa biar menggapai cita Biarkan prahara melanda Aku akan tetap setia Me…

Puisi: Titik (Karya Kang Thohir)

Titik Jalan terus sampai menemukan titik Jangan sampai berbalik Pada tujuan belum baik Tetap maju meski pahit digerus pelik Brebes, 6 Mei 2023 Analis…

Puisi: Ilmu Padi (Karya Kang Thohir)

Ilmu Padi Semakin banyak ilmu yang engkau peroleh Maka semakin banyak pula amal yang engkau peroleh Dengan mengamalkan ilmu yang engkau peroleh Dan s…

Puisi: Dulu (Karya Kang Thohir)

Dulu Dulu aku memprioritaskan dirimu Ketimbang kepentinganku Agar kau tahu betapa tulusnya aku mencintaimu Namun seakan kau memutuskan tali ikatan it…

Puisi: Berubah (Karya Kang Thohir)

Berubah Aturan agama berubah Menjadi aturan nafsunya dan pemikirannya Asal menjadi usul Hilang kendali dibuat bingung Brebes, 17 Mei 2023 Analisis Pu…

Puisi: Lentera Hati di Bulan Suci Ramadan (Karya Kang Thohir)

Lentera Hati di Bulan Suci Ramadan Puasa, aku menyelami arti keikhlasan dan kesabaran itu sendiri Menatap kepercayaan diri Ada hikmah di balik mister…

Puisi: Sebentar Lagi Menyapa Senja (Karya Kang Thohir)

Sebentar Lagi Menyapa Senja Sebentar lagi menyapa senja Aku masih melambai angan Belum ada yang tersampaikan Di ujung tanduk peristiwa Negeri hijau b…

Puisi: Sumuk (Karya Kang Thohir)

Sumuk Badan sumuk Tidur di lantai ditambah kipas angin Namun masih sumuk juga Membuat aku tak kuasa Malam semakin malam Cuaca habis hujan namun aku e…

Puisi: Seperti Aku Memanjamu (Karya Kang Thohir)

Seperti Aku Memanjamu Aku ingin melambai masa itu. Berikan aku keutuhan cinta pada sebelumnya menatap temu. Seperti aku memanjamu dan meretas rindu. …

Puisi: Banggaku Menjadi Petani (Karya Kang Thohir)

Banggaku Menjadi Petani Pakaianku memang obat petani, itu bentuk kecintaanku sebagai petani dan suatu kebanggaanku memakainya. Orang mau bilang apa t…

Puisi: Jangan Biarkan Air Matamu Mengalir Deras (Karya Kang Thohir)

Jangan Biarkan Air Matamu Mengalir Deras Jangan biarkan air matamu mengalir deras dalam mencintai orang lain yang tak pantas bagimu, cukuplah menangi…
© Sepenuhnya. All rights reserved.