Puisi: Berubah (Karya Kang Thohir) Berubah Aturan agama berubah Menjadi aturan nafsunya dan pemikirannya Asal menjadi usul Hilang kendali dibuat bingung Brebes, 17 Mei 2023 Analisis Pu…
Puisi: Lentera Hati di Bulan Suci Ramadan (Karya Kang Thohir) Lentera Hati di Bulan Suci Ramadan Puasa, aku menyelami arti keikhlasan dan kesabaran itu sendiri Menatap kepercayaan diri Ada hikmah di balik mister…
Puisi: Sebentar Lagi Menyapa Senja (Karya Kang Thohir) Sebentar Lagi Menyapa Senja Sebentar lagi menyapa senja Aku masih melambai angan Belum ada yang tersampaikan Di ujung tanduk peristiwa Negeri hijau b…
Puisi: Wocik (Karya Kang Thohir) Wocik (Wong Licik) Akeh wong wocik Ing dina iki Mergo wong apik kathon elek Yoiku sing arane wocik Ibaratke wong mbagel watu ngumpetke tangane Rumong…
Puisi: Dicap Sombong Esih Bombong (Karya Kang Thohir) Dicap Sombong Esih Bombong Meski aku dicap sombong Tapi esih bombong Sebabe aku kiye apa anane Ora ngadirna aku kiye wong hebat lan sapane Wislah aja…
Puisi: Sumuk (Karya Kang Thohir) Sumuk Badan sumuk Tidur di lantai ditambah kipas angin Namun masih sumuk juga Membuat aku tak kuasa Malam semakin malam Cuaca habis hujan namun aku e…
Puisi: Seperti Aku Memanjamu (Karya Kang Thohir) Seperti Aku Memanjamu Aku ingin melambai masa itu. Berikan aku keutuhan cinta pada sebelumnya menatap temu. Seperti aku memanjamu dan meretas rindu. …
Puisi: Banggaku Menjadi Petani (Karya Kang Thohir) Banggaku Menjadi Petani Pakaianku memang obat petani, itu bentuk kecintaanku sebagai petani dan suatu kebanggaanku memakainya. Orang mau bilang apa t…
Puisi: Jangan Biarkan Air Matamu Mengalir Deras (Karya Kang Thohir) Jangan Biarkan Air Matamu Mengalir Deras Jangan biarkan air matamu mengalir deras dalam mencintai orang lain yang tak pantas bagimu, cukuplah menangi…
Puisi: Kicauan Burung (Karya Kang Thohir) Kicauan Burung Kicauan burung Bersaut bingung Pada angin berkunjung Hirup dibawa buyung Brebes, 3 Mei 2023 Analisis Puisi: Puisi “Kicauan Burung” kar…
Puisi: Berikan Aku Siraman (Karya Kang Thohir) Berikan Aku Siraman Aku adalah dirimu yang rapuh, aku adalah cintamu yang mulai berkembang ataupun layu. Berikan aku siraman kasih sayangmu, lalu kec…
Puisi: Aku Bukanlah Pelukis Cintamu yang Baik (Karya Kang Thohir) Aku Bukanlah Pelukis Cintamu yang Baik Biarkan aku melukis wajahmu di hatiku, biar aku menjenguk cintaku dalam ingatanku. Kau pun tersenyum merayu. A…
Puisi: Dadi Grentes Atiku (Karya Kang Thohir) Dadi Grentes Atiku Cobaane enyong berat nemen, kudu sabar lan nerima. Enyong disengiti wong ya rapapa, sing penting enyong ora rusuhi wong. Namung, e…
Puisi: Jare Uripe Kepenak (Karya Kang Thohir) Jare Uripe Kepenak Jare wong-wong ta uripe aku kepenak ora rasakna pait getire, padahal aku kiye lagi rasakna sing arane pait getire bahkan luwih par…
Puisi: Penghuni Rumah Kosong (Karya Kang Thohir) Penghuni Rumah Kosong Para penghuni rumah kosong Datang pada kehampaan Jalan tertutup lubang Di pinggir pohon bambu Emperan penuh kegelapan Hening su…
Puisi: Kitab Asmoro Jowo (Karya Kang Thohir) Kitab Asmoro Jowo Part 1 Kesemsem marang sliramu Ono lintang lan wulan ing pucuk gunung Yen aku ndelok sliramu beh tenang nan syahdu Ojo nganti kem…
Puisi: Tak Bersua (Karya Kang Thohir) Tak Bersua Telah lama kita tak bersua Menyambut bahagia Dengan suka cita menjalin bersama Namun semua itu telah terhempas oleh badai Membuat kita t…