Puisi Menunggu

Puisi: Menunggu Itu (Karya Taufiq Ismail)

Menunggu Itu Menunggu itu sepi Menunggu itu puisi Menunggu itu ngeri Menunggu itu begini: Sebuah setasiun kereta-api Di negeri sunyi Malam yang berdi…

Puisi: Menantimu di Pinggir Kolam (Karya Moh. Wan Anwar)

Menantimu di Pinggir Kolam menantimu di sini, di belantara kota di pinggir kolam yang tanpa teratai air mancur mengguyuri nasib kita udara yang kelam…

Puisi: Improvisasi Bunga-Bunga (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Improvisasi Bunga-Bunga Rumahku yang jauh masih menyimpankan taman-taman yang cantik buatmu. embun, matahar…

Puisi: Tentang Ia yang Menunggu (Karya Leon Agusta)

Tentang Ia yang Menunggu Tunggu aku di tikungan itu semua akan segera beres walau halilintar membelah bumi dan ia pun menung…

Puisi: Penungguan (Karya Remy Sylado)

Penungguan Hatimu bakal kesal di pintu, menunggu Satu menit bisa menjadi satu abad Kalau ada jendela, lihat langit Dalam anganan anak kecil…

Puisi: Desember (Karya Joko Pinurbo)

Desember Ingin kumimpikan banyak hal dan pergi ke malam yang jauh sambil membayangkan semuanya bakal kekal. Di musim yang rusuh ini, di musi…

Puisi: Pada Suatu Saat, di Dunia (Karya Ajip Rosidi)

Pada Suatu Saat, di Dunia mengikuti sebuah sajak R.M. Rilke Di suatu tempat, entah di mana, di dunia seseorang menunggumu, be…

Puisi: Jalan Rindu (Karya Ahmadun Yosi Herfanda)

Jalan Rindu Di jalan manakah engkau kini menunggu Kekasih. Begitu panjang jalan kutempuh Tapi, tak sampai-sampai juga padamu. Berapa ab…

Puisi: Gerimis (Karya Hoedi Soejanto)

Gerimis gerimis senja hari, cintaku adakah terutus dari rindumu sangsai menetes di dahan-dahan sangsai mengantar beribu kelam kenapa tinggal sayu, la…

Puisi: Aku Diam di Halte (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Aku Diam di Halte Jalan-jalan panjang dan tak terpatah. seperti gulungan benang, akan menuju ke suatu ujung. kau hitung: berapa …

Puisi: Elegi Menunggu Dirinya (Karya M. T. Shah Jahan)

Elegi Menunggu Dirinya Hujan terjun di atas kepalaku dan aku berseru padamu. Sayangku, keberadaanmu di mana? Kamu sudah meninggalkan rumahmu semenjak…

Puisi: Aku Tengah Menantimu (Karya Sapardi Djoko Damono)

Aku Tengah Menantimu Aku tengah menantimu, mengejang bunga randu alas di pucuk kemarau yang mulai gundul itu Berapa Juni saja menguncup dala…

Puisi: Kembali (Karya Sam Haidy)

Kembali Terlalu lama aku tercerabut Dari di mana aku semestinya Nyaris habis waktuku mematut Diri di hadapan mata semesta. Terlalu lama…

Puisi: Menunggu (Karya Ook Nugroho)

Menunggu Kematian menciptakan kerepotan Mendadak di rumah kontrakan Kami yang kecil Kursi-kursi plastik diajarkan Di teras yang sempit itu Panganan s…
© Sepenuhnya. All rights reserved.