Puisi: Kadal Musim Panas (Karya Wayan Jengki Sunarta) Kadal Musim Panas pada hamparan batu-batu kadal musim panas mengulum pasir angin berdesir kabar turun dari gurun hutan-hutan tropis tela…
Puisi: Pantun Musim Panas (Karya Ajip Rosidi) Pantun Musim Panas Matahari terik membakar jangat Tiada tempat kan berteduh; Meski engkau selalu kuingat Namun rasanya terlalu jauh. T…
Puisi: Manila, Musim Panas 1970 (Karya Ajip Rosidi) Manila, Musim Panas 1970 Cahaya benderang, musik merdu dan para remaja tertawa bahagia Kusaksikan belaka dalam ketenangan senja Taman Luneta; …
Puisi: Panmunjom, Musim Panas 1970 (Karya Taufiq Ismail) Panmunjom, Musim Panas 1970 Korea, semenanjung itu, matanya terpejam Silau musim panas dari matahari ia membaring, memanjang pada salah…
Puisi: New York, Musim Panas 1972 (Karya Ajip Rosidi) New York, Musim Panas 1972 Tak ada yang hendak dibuat aku hanya duduk dan melihat: Orang berpasangan, duduk-duduk atau berjalan …
Puisi: Hari-Hari di Musim Panas (Karya Mahbub Djunaidi) Hari-Hari di Musim Panas Landai tanah tiada bertopi Bendungan air gemuruhnya sepi Merayaplah tiap tumbuhan merayap Gemuruh tiada ‘kan sampai tepi Kus…
Puisi: Musim Panas di Amsterdam (Karya Shinta Miranda) Musim Panas di Amsterdam Musim panas di Amsterdam Bunyi lonceng gereja terdengar amat jelas Di antara rumah-rumah bordil Di antara rumah makan dan di…
Puisi: Larut Malam, Hamburg Musim Panas (Karya Abdul Hadi WM) Larut Malam, Hamburg Musim Panas Laut tidur. Langit basah Seakan dalam kolam awan berenang Pada siapakah me…
Puisi: Potret Musim Panas (Karya Fitri Yani) Potret Musim Panas musim panas menjadi tua pohon-pohon kurus, parau dan layu para perempuan di rumah bordil berdansa dan menyiba…
Puisi: Musim Panas Memudar di Hari Sore (Karya Hendro Siswanggono) Musim Panas Memudar di Hari Sore Musim panas memudar di hari sore pucuk-pucuk pinus kemerahan gelap tersaput kabut aroma kemurungan memberi ruang jal…
Puisi: Lagu Musim Panas (Karya Agus R. Sarjono) Lagu Musim Panas Di sunyi nasib dekapan musim panasmu cuma yang bisa menyuburkan kembali kerontang padan…