Puisi Patah Hati

Puisi: Sajak Lain (Karya Aldian Aripin)

Sajak Lain 'ku guratkan namamu dalam gelisah antara dua gelombang yang menjilatnya kemudian: rata. yang tinggal ha…

Puisi: Buku-Buku Waktu (Karya Rudiana)

Buku-Buku Waktu Perihal rindu Yang terjebak pada buku-buku waktu Yang tersimpan pada pekat jelaga malam Aku ikhlaskan Aku larungkan pada samudra doa …

Puisi: Dulu Ada Masa (Karya A. Munandar)

Dulu Ada Masa Dulu ada masa ketika lingkungan membenci kita ketika semua orang meremehkan kita. Dulu ada masa ketika keyaki…

Puisi: Lelaki Bermata Satu (Karya Wa Ode Wulan Ratna)

Lelaki Bermata Satu Di mana gerangan kau Penyebab rontoknya bunga-bunga di mataku? Yang berlari memunggungiku Setelah usai mencuri …

Puisi: Tentang Kita (Karya A. Munandar)

Tentang Kita Betapa buruknya untuk menyadari, bahwa semua yang aku lakukan demimu adalah semua yang tidak akan pernah kau lakukan demiku. Bahkan u…

Puisi: Diploma Pembatas Kisah (Karya A. Munandar)

Diploma Pembatas Kisah Jika memang kita berdiri pada 'seharusnya' sudah seharusnya kita berhenti sudah seharusnya kita menjauh dari s…

Puisi: Tak Ada yang Menangis Untukmu (Karya A. Munandar)

Tak Ada yang Menangis Untukmu Mungkin wajahnya melambangkan sesuatu yang menyenangkan dan hatinya terbentuk …

Puisi: Obsesi Salah Tempat (Karya A. Munandar)

Obsesi Salah Tempat Kuikuti arus-arus jemu menguras warna-warni semu namun tak jua kutemui, sesuatu yang seteduh bisikan itu. Ingatan telah membawaku…

Puisi: Bila Hujan (Karya A. Munandar)

Bila Hujan Bila hujan tak sempat menawar pilu         izinkan aku menitip duka padamu. Bawalah ke ujung timur         sebab rindu bermuara da…

Puisi: Hanyut Aku (Karya Amir Hamzah)

Hanyut Aku Hanyut aku, kekasihku! Hanyut aku! Ulurkan tanganmu, tolong aku. Sunyinya sekelilingku! Tiada suara kasihan, tiada angin mendin…

Puisi: Sesunyi Puisi (Karya Toto ST Radik)

Sesunyi Puisi Sesunyi puisi di bumi yang selalu sedu oleh cinta palsu dan janji dungu dari lidah yang me…

Puisi: Sajak Patah Hati (Karya Djoko Saryono)

Sajak Patah Hati patah hati adalah rindu salah alamat akibat kalam tersurat terbaca gurat hingga tak tercerna segala isyarat patah hati adalah kangen…

Puisi: Berani Patah Hati (Karya Andy Sri Wahyudi)

Berani Patah Hati Televisi tak pernah mengajariku merasakan cinta Burung-burung dan serangga hanya mengajariku berbisik Aku menertawai rindu…

Puisi: Titik bukan Koma (Karya Raedu Basha)

Titik bukan Koma Yang hilang sekarang Yang datang dari silam Yang kini datang Kelak pun petang. Nyanyi…

Puisi: Hari Itu (Karya A. Munandar)

Hari Itu Hentakan nafas yang memburu hembusan kenangan manis, mengangkat utuh keistimewaan cinta yang begitu lama tersembunyi. Kita. …
© Sepenuhnya. All rights reserved.