Aceh masih belum baik-baik saja.

Puisi Slamet Sukirnanto

Puisi: Johor (Karya Slamet Sukirnanto)

Johor Kupanggil saja Datin. Kerudung kuning Dikibas angin. Dibentang sepanjang selat Puan. Perahu tua ini Beringsut dan berkeringat D…

Puisi: Kupang, di Sebuah Pantai (Karya Slamet Sukirnanto)

Kupang: Di Sebuah Pantai Berjajar pohon kelapa Pokok rumbia menguak kemarau yang terik Ngungun: meneyepi pantai Menunggu biduk tak kunjung…

Puisi: Meningkat Naik (Karya Slamet Sukirnanto)

Meningkat Naik Kini hari meningkat naik Tiba-tiba waktu menyadarkan: usia! Begitu cepat kehadiran kita Sebelum kedamaian rumah menanti (tak k…

Puisi: Jejak-Jejak (Karya Slamet Sukirnanto)

Jejak-Jejak Bertahun menyusuri pantai membaca gelombang membuat jejak-jejak di atas pasir dihapus angin sepoi dan dibangunnya lagi jejak-jeja…

Puisi: Panggil Aku Murat (Karya Slamet Sukirnanto)

Panggil Aku Murat Panggil aku Murat Aku berada di Johor Aku berada di Kupang Aku berada di Mahakam Aku berada di Kotaraja Aku berada di…

Puisi: Ketika Sebuah Kapal Hendak Bertolak (Karya Slamet Sukirnanto)

Ketika Sebuah Kapal Hendak Bertolak Ketika sebuah kapal hendak bertolak Ternyata pelabuhan ini sudah renta Menghidangkan gerimis senja sediki…

Puisi: Batu (Karya Slamet Sukirnanto)

Batu Terlempar jauh jatuh bersama jasadmu Ihwal yang terang hanyut! Aku tak tahu. 1976 Sumber: Luka Bunga (1991) Batu tak mudah me…

Puisi: Obor Perkemahan (Karya Slamet Sukirnanto)

Obor Perkemahan Di sinilah Tuanku Imam Bonjol bertahan! Obor perkemahan Telah nyala sejak tadi Tak mampu Menerangi langit dan bumi Kegelapan jalan me…

Puisi: Kidung Putih (Karya Slamet Sukirnanto)

Kidung Putih Bagai semula! Burung kembali kepaknya Dan kini kurentangkan tanganku Menadah kepada-Mu! Kembali kepada-Mu! 1966 Sumbe…

Puisi: Pandanglah ke Luar Jendela (Karya Slamet Sukirnanto)

Pandanglah ke Luar Jendela Pandanglah ke luar jendela Ke dalam malam. Terbawa pengap ke dalam Angin betapa rendah Meraba kelam. Aku berdiri. terjumla…

Puisi: Tak Berdebu (Karya Slamet Sukirnanto)

Tak Berdebu Kota tak berdebu Keluasan pandang hanya kelabu Tetapi mega dan kabut Jangan tuturkan dukamu! 1970 Sumber: Catatan Suas…

Puisi: Jalan Setapak (Karya Slamet Sukirnanto)

Jalan Setapak Limpahkan cahyamu! Bulan di ujung daun semak tidur di atas bukit Terangilah jalan setapak ini, sirnakan kegelapan kekal, menghad…
© Sepenuhnya. All rights reserved.