Puisi Slamet Sukirnanto

Puisi: Daun Jatuh (Karya Slamet Sukirnanto)

Daun Jatuh Daun jatuh di dataran luas Kemarau masih saja mengibas sebelum cintamu lepas . 1976 Sumber: Luka Bunga (1991) Analisis…

Puisi: Di Kaki Bukit Tajadi (Karya Slamet Sukirnanto)

Di Kaki Bukit Tajadi Di sinilah Tuanku Imam Bonjol bertahan! Di kaki bukit Tajadi Aku tegak! Malam ini Sebidang tanah lapang Tempatku …

Puisi: Bonjol (Karya Slamet Sukirnanto)

Bonjol Di sinilah Tuanku Imam Bonjol bertahan! Pohon anggrek Di kaki bukit Tajadi Jangan kau ungkit Yang diam semadi Merenungi jagad ini! Bonjol, 5 J…

Puisi: Pantai Pakning (Karya Slamet Sukirnanto)

Pantai Pakning hutan bakau airnya coklat jangan biarkan luka laut melekat hidup mengajak lebih dekat mimpiku bulan mimpiku masuk semak aku dan sampan…

Puisi: Catatan 68 (Karya Slamet Sukirnanto)

Catatan 68 Sehabis rencana Selebihnya tiada Kan lalu Kan lalu Kuasakan tanganmu Meraih dalam waktu Di hari kerjamu Menunggu remangnya hari Menunggu. …

Puisi: Balon-Balonku (Karya Slamet Sukirnanto)

Balon-Balonku Balon-balonku. Mainan dan bumi kecilku Ke mana turutkan angin yang membawamu Kulit tipis dari rabaan yang dulu Sekarang melayang bercer…

Puisi: Sepanjang Pantai (Karya Slamet Sukirnanto)

Sepanjang Pantai Sepanjang pantai Ada ruang antara langit dan bumi Tak ada yang lain Kecuali angin dan semak kering Sisa kerang teripang …

Puisi: Layang-Layang Milikku (Karya Slamet Sukirnanto)

Layang-Layang Milikku Layang-layang milikku, kumanjakan kau Membumbung, di langit biru Di alam raya bersama burung-burung bebas Lihatlah d…

Puisi: Matahari Pagi (Karya Slamet Sukirnanto)

Matahari Pagi Jangan berikan cahyamu Mengindap benih tumbuh di halaman Masuklah! Jendela terbuka Dahaga! Tembuslah ruang kamar Tembuslah! Kegelapan y…

Puisi: Rimba (Karya Slamet Sukirnanto)

Rimba Rimba Semakin hilang lebatmu Rimba Hidup Jalan setapak Menuju hulu Rimba Semakin hilang belantaramu Rimba Diriku Meng…

Puisi: Menantang Monas (Karya Slamet Sukirnanto)

Menantang Monas Susur nenek-nenek terjatuh masuk kali. Gagasan bagus mengembarigkan teknologi. Tetapi di desaku, baterai adalah puncak …

Puisi: Rumah Anak Jalanan (Karya Slamet Sukirnanto)

Rumah Anak Jalanan Sesungguhnya inilah tempatku di dunia Atap langit biru. Tiada lain kecuali itu Kulit bumi hantaran sajadah Su…

Puisi: Perbawati-Sukabumi (Karya Slamet Sukirnanto)

Perbawati-Sukabumi Karena mendung tergeser dari langit Tundalah kantukmu barang sejam Mari! Mengurai cahya terang di bukit Tubuh menggigil…

Puisi: Kawan (Karya Slamet Sukirnanto)

Kawan Buat: SCB Api telah kau nyalakan Puncak kata telah kau serukan Hutan bergetar awan berubah hitam Gaung mantra merambah rawa Sunga…

Puisi: Aku bukan Perompak (Karya Slamet Sukirnanto)

Aku bukan Perompak Aku bukan perompak Yang gaduh menguak riau Menusuk-nusuk bengkalis Menghujam batam Aku bukan perompak Dahaga rawa-…
© Sepenuhnya. All rights reserved.