Puisi Tentang Bukit

Puisi: Dialog Bukit Kemboja (Karya D. Zawawi Imron)

Dialog Bukit Kemboja Inilah ziarah di tengah nisan-nisan tengadah di bukit serba kemboja. Matahari dan langit lelah. Seorang nenek, pandan…

Puisi: Sebuah Goa di Puncak Bukit (Karya Suminto A. Sayuti)

Sebuah Goa di Puncak Bukit di sebuah goa kecil di puncak bukit seonggok tubuh kerdil menggapai-gapai langit engkau mesti bersabar menakar diri menaka…

Puisi: Di Bukit (Karya Adri Darmadji Woko)

Di Bukit Aku ingin berlari perbukitan itu, merayap antara gerum- bul, menemukan dirimu mereguk air danau. Lamat-lamat pepohonan itu bergerak dan asap…

Puisi: Di Kaki Bukit Tajadi (Karya Slamet Sukirnanto)

Di Kaki Bukit Tajadi Di sinilah Tuanku Imam Bonjol bertahan! Di kaki bukit Tajadi Aku tegak! Malam ini Sebidang tanah lapang Tempatku …

Puisi: Dinding Bukit (Karya Slamet Sukirnanto)

Dinding Bukit Dinding bukit Memagar tepi Meninggi gersang Tandus padang-padang Di pangkuan karang-karang Gua menampung hidup Gua men…

Puisi: Suatu Senja di Bukit Lamreh (Karya D. Kemalawati)

Suatu Senja di Bukit Lamreh Setelah tujuh puluh empat anak tangga aku merasa cukup tinggi dalam kesunyian …

Puisi: Bukit Venus (Karya Wayan Jengki Sunarta)

Bukit Venus aku tiba pada hamparan bukit venus milikmu yang penuh pesona pada tebing merah muda di antara rerimbun pinus sebuah pancuran…

Puisi: Hampir Malam di Bukit Balam (Karya Diah Hadaning)

Hampir Malam di Bukit Balam Suara murai saat mentari jingga zikir angin lembah saat bunga mekar merah langit semakin kelam me…

Puisi: Bulan di Atas Bukit (Karya Gunoto Saparie)

Bulan di Atas Bukit ada bulan keemasan bergetar di atas bukit kelabu itu ligar bagai bunga mawar keheningan pun mengambang bisu aku kini…

Puisi: Kupandang Malioboro dari Puncak Bukit (Karya Edhy Lyrisacra)

Kupandang Malioboro dari Puncak Bukit (1) Orang-orang berduyun bagai rayap Yang lapar, menggerogoti dinding pertokoan Dimana burung-burung di…

Puisi: Bukit Sibisu (Karya Slamet Sukirnanto)

Bukit Sibisu Tak ada waktu menggali luka Hanya kabut dan kehijauan - selimut pertapa! Diammu mengagumkan Menyentuh kencana-keheningan jiwa…

Puisi: Ketika Bumi Mengandung Api, Bukit Kapur Dikelilingi Kubur (Karya Taufiq Ismail)

Ketika Bumi Mengandung Api, Bukit Kapur Dikelilingi Kubur Perempuan-perempuan di Jawa Timur berhenti murka dan …
© Sepenuhnya. All rights reserved.