Puisi Tentang Dosa

Puisi: Nyanyian Seorang Pendosa (Karya Moh. Wan Anwar)

Nyanyian Seorang Pendosa Akhirnya kutangkap juga isyarat itu, lengkingan Yang mememarkan jiwaku, menyayat telingaku Kulihat sakit tersenyum sinis di …

Puisi: Rasa Dosa (Karya Subagio Sastrowardoyo)

Rasa Dosa Muka putih di jendela Mengikut aku dari subuh Semua kekal Nyawa Jejak membekas di lumpur h…

Puisi: Batu ke Lima Puluh Satu (Karya Taufiq Ismail)

Batu ke Lima Puluh Satu Seorang penjahat dan pembunuh lama Sedang berjalan sendirian Di lebuh pasir ini Gamisnya terjela menyapu debu Cambangnya leba…

Puisi: Doa (Karya Taufiq Ismail)

Doa Tuhan kami Telah nista kami dalam dosa bersama Bertahun‐tahun membangun kultus ini Dalam pikiran yang ganda Dan menutupi hat…

Puisi: Misa Sepanjang Hari (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Misa Sepanjang Hari Setelah letih merentang perjalanan, kita sampai di perempatan sejarah. menghitung masa si…

Puisi: Dosa Apa (Karya HR. Bandaharo)

Dosa Apa kelam menyungkup alam laksana langit terhempas ke bumi. bintang-bintang pudar bertaburan besi dan besi berlaga, memercikkan api.   kelam men…

Puisi: Penebusan (Karya A. Munandar)

Penebusan Kisah kita mungkin akan seperti penebusan dosa, untuk kesalahan-kesalahan remaja yang kita lakukan dengan penuh rasa bangga. Sesekali menol…

Puisi: Rayap Dosa (Karya Aspar Paturusi)

Rayap Dosa kubawa sajadah baru ke mesjid terasa khusyuk kuletakkan sujud namun dosa-dosa mengelilingiku berapa ribu sujud harus bersimpuh mampu mengg…

Puisi: Menyandarkan Diri ke Pilar (Karya D. Zawawi Imron)

Menyandarkan Diri ke Pilar menyandarkan diri ke pilar langit pun menggelegar aku tak paham, mengapa layang-laya…

Puisi: Pantun Pergi Ke Laut (Karya Ajip Rosidi)

Pantun Pergi ke Laut Kalau tuan pergi ke laut carikan saya ketam betina udang galah dan tenggiri ikan kerapu di dalam bubu; Kalau tidak k…

Puisi: Sekitar Pasar Kembang (Karya Badjuri Doellah Joesro)

Sekitar Pasar Kembang Aku tak bicara tentang angin Dan wangi serta cekikikan malam. Tapi selalu nasib yang berputar Bagai kitiran…

Puisi: Sajak Hari Demi Hari (Karya Wiji Thukul)

Sajak Hari Demi Hari hari demi hari tanggal, gelisahku kisah demi kisah tunggal, gelisahku dosa demi dosa mengental, Tuhanku tak cukup aku hanya deng…

Puisi: Mencari Jawaban (Karya Diah Hadaning)

Mencari Jawaban Malam runtuh dalam longsor waktu yang menjebak bincang orang-orang peduli kita bersaksi kelewat lama atas setiap bencana …
© Sepenuhnya. All rights reserved.