Puisi: Mata Tak Menanti (Karya A. Munandar) Mata Tak Menanti Mata tak menanti pada sisi kata itu. Jiwa tak bertali pada hati mati itu. Tapi hanya tapi maka hanya ma…
Puisi: Jiwa Tiga Gunung (Karya Ahmadun Yosi Herfanda) Jiwa Tiga Gunung Jiwa tiga gunung mengental di Ciliwung Mengendapkan lumpur di tujuh kanal Dalam bahasa hujan, J.P. Coen berkata, "Akan kutegakk…
Puisi: Dua Jiwa Disatukan Semesta (Karya Wayan Jengki Sunarta) Dua Jiwa Disatukan Semesta cahaya senja menyepuh pepucuk pohon cempaka bayangmu merekah di ubun-ubunku kau tiba dari tiada …
Puisi: Rizki Jiwa (Karya Mahatmanto) Rizki Jiwa Ketika aku mulai membujur berbaring di tempat tidur, bisikku: Ya Allah Kuddus berilah aku mimpi yang bagus Dan ketik…
Puisi: Getaran Jiwa (Karya Diah Hadaning) Getaran Jiwa seperti buana yang tak pernah melipat bentangnya seperti laut yang tak pernah menidurkan ombaknya ia berjalan sepanjang musim …
Puisi: Jiwa (Karya Isma Sawitri) Jiwa Risau apa yang menggiring langkahku ke jalan setapak ini ke senja yang pucat ini Rindu apa yang barangkali membawaku kembali ke pes…
Puisi: Jiwa yang Karam (Karya Lalik Kongkar) Jiwa yang Karam Ketika mulut terbius sunyi Langkah kakipun terpatri Sinaran bulan bersembunyi Hiaskan hati menyendiri Bibir terkunci Langkah rindu me…
Puisi: Pada Gamelan Jiwa (Karya Acep Zamzam Noor) Pada Gamelan Jiwa Pada gamelan jiwa Bermain lagu Getar asmarandana Alangkah sendu Pada gamelan jiwa Mengalun kelu Sunyi semesta Dalam tetabuhan kalbu…
Puisi: Sebab Jiwaku Bernyanyi (Karya Ali Hasjmy) Sebab Jiwaku Bernyanyi Jika 'tiasa hamba berbeka Menarik nyanyi, memetik kecapi Adalah karena jiwa bercinta Cintakan maju tanahku ini. Hamba menc…
Puisi: Jiwa Telah Meranggas (Karya Armijn Pane) Jiwa Telah Meranggas Jiwaku pohon telah meranggas Terunjam terhening di senja hati Mengedangkan tangan tegang mati Hari bening tenang suci Bulan bers…
Puisi: Mengalir Luka di Jiwa Senja (Karya Sulaiman Juned) Mengalir Luka di Jiw a Senja Datang juga senja di jiwa sepi. Kepastian tersimpan di lengang ingatan. Selebihnya ketidakpastian menghantui s…
Puisi: Jiwa Pemuda (Karya Muhammad Sapriansyah) Jiwa Pemuda Aku tangkas lagi rupawan Laksana garuda di atas awan Tiada tara tiada padanan Akulah teruna dambaan Aku pemuda Solid kukuh tembok aku and…
Puisi: Jiwa Kita (Karya Toto ST Radik) Jiwa Kita ... Jiwa kita tak dapat ditapakkan di satu tempat karena jiwa kita tercipta dari kisah-kisah, lamu…
Puisi: Biarkanlah Jiwamu Berlibur Hei Penyair (Karya Wiji Thukul) Biarkanlah Jiwamu Berlibur Hei Penyair lupakanlah itu para kritikus sastra! biarkanlah jiwamu berlibur hei penyair segarkanlah paru-paru dengan pema…