Puisi: Revolusi (Karya Aldian Aripin) Revolusi Revolusi kita adalah revolusi manusia Yang bergerak ke segala arah Siapa yang alpa Tersisih dari sejarah. Revolusi kita adalah …
Puisi: Menunggu Kabar (Karya Marianus Elki Semit) Menunggu Kabar Kesedihanku melihat tanah air tercinta dinodai moralnya Menampung sejuta manusia tak bermoral dan bermartabat Mengais keringat rakyat …
Puisi: Tentang Rakyat (Karya F. Rahardi) Tentang Rakyat (di balai sidang tatkala ada apel kebulatan tekad) tuhan menciptakan aurat dan syahwat pabrik tekstil menciptak…
Puisi: Dari Orang Semanggi (Karya Sobron Aidit) Dari Orang Semanggi buat Orang Senayan Dulu kami antri panjang berpanas - berhujan - berbaris berdesakan dem…
Puisi: Sajak Serdadu Patriot Rakyat (Karya Muhammad Lutfi) Sajak Serdadu Patriot Rakyat Dia ambil semangat Darah mengguncang jiwa Keberanian menyala seketika Telah …
Puisi: In Memoriam Qarun (Karya Slamet Sukirnanto) In Memoriam Qarun Qarun seorang konglomerat di masa Mesir purba Qarun celaka karena riya bergelimang harta Tetapi tidak terjadi di zaman kita…
Puisi: Peringatan (Karya Wiji Thukul) Peringatan jika rakyat pergi ketika penguasa pidato kita harus hati-hati barangkali mereka putus asa. kalau rakyat sem…
Puisi: Sajak kepada Rakyatku (Karya Hartojo Andangdjaja) Sajak kepada Rakyatku Inginku, kepadamu akan bisa kuberikan mentari haridepan di setiap ladang dan hutanmu di setiap sawah dan bengkelmu akan bersina…
Puisi: Apa Penguasa Kira (Karya Wiji Thukul) Apa Penguasa Kira Apa penguasa kira rakyat hidup di hari ini saja Apa penguasa kira ingatan bisa dikubur dan dibendung dengan moncon…
Puisi: Menempuh Jalan Rakyat (Karya HR. Bandaharo) Menempuh Jalan Rakyat Pada 7 Januari malam, malam itu malam Jum'at, hanya senafas, hanya dalam beberapa detik, hanya 7 kata, dirangkai dalam kali…
Puisi: Rakyat Perah (Karya Aslan Abidin) Rakyat Perah tiba lagi saatnya para komplotan pemerah dan penunggang itu datang. mereka berpawai menguasai jalanan dan bergerombol memenuhi lapangan.…
Puisi: Doa buat Liwa (Karya Remy Sylado) Doa buat Liwa Semoga sumbangan buat rakyat Tidak disunat oleh aparat. Sumber: Kerygma & Martyria (2004) Analisis Puisi: Puisi &quo…
Puisi: Tujuan Kita Satu Ibu (Karya Wiji Thukul) Tujuan Kita Satu Ibu Kutundukkan kepalaku, bersama rakyatmu yang berkabung bagimu yang bertahan di hutan dan terbunuh di gunung di ti…