Puisi Tentang Rakyat

Puisi: Rakyat (Karya Sandy Tyas)

Rakyat rakyat adalah segelintir manusia para yang mulia dalam pemerintahan politisi, ahli-ahli ekonomi , para raja uang negarawan-negarawan ulung yan…

Puisi: In Memoriam Qarun (Karya Slamet Sukirnanto)

In Memoriam Qarun Qarun seorang konglomerat di masa Mesir purba Qarun celaka karena riya bergelimang harta Tetapi tidak terjadi di zaman kita…

Puisi: Elegia Ibu Kota (Karya Aldian Aripin)

Elegia Ibu Kota O, Bapa pemimpin o, pemerintah hati yang beku betapa dingin. Siang betapa panas lelaki kami berkeringat m…

Puisi: Salam Padamu Rakyat Berjuang (Karya Djawastin Hasugian)

Salam Padamu Rakyat Berjuang Kudengar tangismu di seberang lautan yang sedang berjuang memeluk sinapang Kudengar marahmu di tengah lautan Di antara g…

Puisi: Sajak Orang Kepanasan (Karya W.S. Rendra)

Sajak Orang Kepanasan Karena kami makan akar dan terigu menumpuk di gudangmu. Karena kami hidup berhimpitan dan ruangmu berlebihan mak…

Puisi: Tujuan Kita Satu Ibu (Karya Wiji Thukul)

Tujuan Kita Satu Ibu Kutundukkan kepalaku, bersama rakyatmu yang berkabung bagimu yang bertahan di hutan dan terbunuh di gunung di ti…

Puisi: Politisi Itu Adalah (Karya W.S. Rendra)

Politisi Itu Adalah Para politisi berpakaian rapi. Mereka turun dari mobil langsung tersenyum atau melambaikan tangan. Di muka kamera te…

Puisi: Kalian Cetak Kami Jadi Bangsa Pengemis (Karya Taufiq Ismail)

Kalian Cetak Kami Jadi Bangsa Pengemis, Lalu Kalian Paksa Kami Masuk Masa Penjajahan Baru, Kata Si Toni Kami generasi yang sanga…

Puisi: Satu Kata Lawan (Karya Wiji Thukul)

Satu Kata Lawan Jika rakyat pergi ketika penguasa pidato kita harus hati-hati barangkali mereka putus asa Kalau rakyat …

Puisi: Menelusuri Makna Pemilu (Karya Marianus Elki Semit)

Menelusuri Makna Pemilu Ketika aku menelisik kuatnya arus problema pemilu tahun ini Kampanye membludak di segala media merongrong hati rakyat Di atas…

Puisi: Buat sebuah Nama (Karya Ajip Rosidi)

Buat sebuah Nama Telah kau siram bumi pertiwi dengan darahmu yang merah: Maka kini kaulihat pemimpin-pemimpin besar cakap tak lebih dari pa…
© Sepenuhnya. All rights reserved.