Puisi: Kita Tak Belajar Membaca Tanda-Tanda (Karya D. Kemalawati) Kita Tak Belajar Membaca Tanda-Tanda ketika kita terhuyung-huyung dalam goncangan panjang ketika kita bersidekap rapat dengan bumi …
Puisi: Tsunami (Karya Herman RN) Tsunami selusin hitung tahun berlalu bukan karena rindu tsunami teringat laksana kilat masa datangmu. Kutaraja, Desember 2016 An…
Puisi: Laut Surut (Karya Fikar W. Eda) Laut Surut Laut surut Prahara telah reda Pulanglah segera Di Timur, matahari berbinar nyala Ini Aceh m…
Puisi: Perahu (Karya Mustafa Ismail) Perahu Seharusnya Nuh datang pagi itu, dengan perahu sangat besar, mengajakmu berlayar Seharusnya Nuh meng…
Puisi: Peunayong (Karya Mustafa Ismail) Peunayong (Meue, Peunayong) Kudengar kau sempat berlari, menumpang Nuh, ketika kota menjadi laut Pers…
Puisi: Aceh 26 Desember 2004 (Karya Joko Pinurbo) Aceh 26 Desember 2004 Gema lonceng Natal masih bergetar di kaca jendela ketika Aceh meleleh di kelopak mataku, menetes deras ke dalam ge…
Puisi: Seulanga (Karya Mustafa Ismail) Seulanga Lagu-lagu penyanyi lawas itu menyerbu hingga tulang-tulangku: Kau seperti memutar waktu, "mari kita bertamasya," katamu.…
Puisi: Bincang Pagi di Kedai Kupi Beungoh (Karya Dimas Arika Mihardja) Bincang Pagi di Kedai Kupi Beungoh Pagi. Mentari mereguk kupi di Atjeh TV Kemalawati dan Helmi merintis jalan di depan Djazlam dan Dam diam d…
Puisi: Pantai Itu, Pasca Tsunami (Karya Doel CP Allisah) Pantai Itu (Pasca Tsunami) Dengan sekali hempasan dia hancurkan pantai-pantai itu lalu ujong batee-indrapatra-aluenaga-kuala aceh-ulee lheue-…
Puisi: Teunon (Karya Rusli A. Malem) Teunon Berderit suara pintu musolla kusangka engkau masuk hendak menyapa DIA dengan ber-Dhuna Tetapi ya Allah: Inna Lillahi yang datang …
Puisi: Untuk Duka Aceh (Karya Medy Loekito) Untuk Duka Aceh Ombak sepi Menggapai mesjid Alpa mengucap salam. Januari, 2005 Analisis Puisi : Puisi &q…
Puisi: Kapal Nuh Itu Masih Ada (Karya Arafat Nur) Kapal Nuh Itu Masih Ada Kapal Nuh itu masih ada Khidir menumpanginya Singgah di setiap pelabuhan cinta Pernah juga singgah di Malahayati …
Puisi: Di Mana Kamu, De'Na? (Karya W.S. Rendra) Di Mana Kamu, De'Na? (Puisi Mengenang Tsunami Aceh 2004) Akhirnya berita itu sampai kepada saya: Gelombang tsunami setinggi …
Puisi: Tuhan Menegur Acehku (Karya Mustiar AR) Tuhan Menegur Acehku Di keheningan pagi Minggu 26 Desember 2004 prahara gempa tsunami itu datang menghempas kampung acehku Ketika bumi lau…