Puisi Untuk Nenek

Puisi: Senyum Nenek (Karya Gunoto Saparie)

Senyum Nenek senyummu kekal di hati lebih dari sekadar puisi restu tulus penuh kasih kesejukan telaga nan jernih kuingat selembar daun sirih dalam ku…

Puisi: Mawar dan Nenek Tua (Karya D. Zawawi Imron)

Mawar dan Nenek Tua nenek tua, nenek renta ia punya jambangan dan mawar yang gemetar ia tanam mawar itu buat anaknya yang mengembara sejak kecil mula…

Puisi: Seorang Nenek di Hari Proklamasi Kemerdekaan (Karya F. Rahardi)

Seorang Nenek  di Hari Proklamasi Kemerdekaan Sambil menggendong cucu dan mengunyah-ngunyah daun sirih nenek itu melihat bendera me…

Puisi: Nenekku (Karya Upita Agustine)

Nenekku Yang berdiri di bawah bayang Nyiur kelapa gading Ketika langit senja terobek Bibirnya menggetar Terbang burung gagak s…

Puisi: Nisan (Karya Chairil Anwar)

Nisan Untuk Nenekanda Bukan kematian benar menusuk kalbu Keridhaanmu menerima segala tiba Tak kutahu setinggi itu di atas d…

Puisi: Rok Mini untuk Nenek (Karya Joko Pinurbo)

Rok Mini untuk Nenek Malam ini nenek bulan tampak kucel dan kusam. Langit seperti kain bekas yang dipakai unt…

Puisi: Peta Tikar Pandan (Karya Raudal Tanjung Banua)

Peta Tikar Pandan (– teringat nenek) Sebuah peta tak mesti lahir dari panjang perjalanan. Bahkan juga dala…

Puisi: Seorang Nenek dari Bambu Apus (Karya L.K. Ara)

Seorang Nenek dari Bambu Apus hari jum'at jum'at yang panas seorang nenek dari Bambu Apus melakukan tawaf tubuhnya yang kecil t…

Puisi: Nenek Yamnun (Karya L.K. Ara)

Nenek Yamnun nenek Yamnun orang kata nenek yang pikun usianya memang tua (sekitar 80 tahun) orang menyebutnya pikun tapi ia tak merasa …

Puisi: Nenek (Karya Ajip Rosidi)

Nenek Pancaran mata kasihan diri sudah tersungkup dalam kerut tua kulitnya sudah tersinar dari muka lembutnya di lengkungan dagu di lekukan dahi terb…

Puisi: Nenek yang Tersia Bersunyi Diri (Karya W.S. Rendra)

Nenek yang Tersia Bersunyi Diri Nenek yang tersia bersunyi diri bertempat di paling kiri berpaling segala hati sepi adalah kenalan yang lama…

Puisi: Di Rumah Nenek (Karya Gunoto Saparie)

Di Rumah Nenek ketika sungkem mohon pangestu seusai takbir lebaran menggema hati damai saat nenek mengusap kepalaku “darahmu tumpah di sini,” ia pun …
© Sepenuhnya. All rights reserved.