Puisi: Dukaku Abadi (Karya Sitor Situmorang) Dukaku Abadi (sebuah ziarah) Versi dokumentasi J.J. Rizal Judul: Dukaku Abadi Sejuta surat sejuta ray…
Puisi: Duka-Mu Abadi (Karya Sapardi Djoko Damono) Duka-Mu Abadi Dukamu adalah dukaku. Air matamu adalah air mataku Kesedihan abadimu Membuat bahagiamu sirna Hingga ke akhir t…
Puisi: Jam-Jam Keabadian (Karya Hartojo Andangdjaja) Jam-Jam Keabadian buat Tid Seorang perempuan ada bersamaku ketika berjalan di malam berbulan Bersama berjalan: aku, perempuan dan bulan dan searus pe…
Puisi: Remaja Abadi, Tetap Seorang Guru (Karya HR. Bandaharo) Remaja Abadi, Tetap Seorang Guru Mereka membunuhnya di malam-hari. Tak usah tanya waktu yang ditunjuk oleh jarum-jarum. Semua hari adalah malam. Tiap…
Puisi: Buru Abadi (Karya Dami N. Toda) Buru Abadi (1) pemburu purba padang buru antara kita tak jua selesai ranjau bianglala mata cakra sang Surya membidik saban desah Buru Abadi (2) sejak…
Puisi: Permata Cinta Abadi (Karya Eka Budianta) Permata Cinta Abadi Setelah laut, setelah langit Setelah semua kaumiliki Masih adakah yang penting? Seorang ayah menangisi anaknya Putrinya yang tela…
Puisi: Pelajaran Keabadian (Karya Remy Sylado) Pelajaran Keabadian Seorang perempuan jalang mengeluh cantiknya pudar nafkahnya hancur Ia tak pernah belajar…
Puisi: Keabadian Diam (Karya Cecep Syamsul Hari) Keabadian Diam berjalan di atas jembatan senyummu kesakitanku terbakar dalam kenangan teringat rumah kekalmu yang lama kutinggalk…
Puisi: Tak Ada Abadi di Bumi (Karya Aspar Paturusi) Tak Ada Abadi di Bumi "andai manusia tak mati-mati juga semua makhluk di bumi entah bagaimana kehidupan ini?" tanya seorang teman, tiba-ti…
Puisi: Sajak Abadi (Karya D. Kemalawati) Sajak Abadi Hidup berpilin-pilin dalam gelombang sajak-sajak di kaki pertokoan terjerat benang kusut merim…
Puisi: Ritual Menjadi Abadi (Karya Novita Dina) Ritual Menjadi Abadi dalam bingkai angin yang menyeruak aku memburu jejak tak terlihat seperti aroma hujan dan bau tanah sulam hari-hari dari jalinan…
Puisi: Tentang Keabadian (Karya Wiratmadinata) Tentang Keabadian Karena hidup itu fana dan rapuh, kita harus menuliskan sejarah, di dalam ingatan waktu; …
Puisi: Menuju Negeri Abadi (Karya Eka Budianta) Menuju Negeri Abadi Aku takut negara ini akan runtuh Sesaat sesudah lebaran, sesaat sebelum natal Sesaat sesudah nyepi, sesaat sebelum waisya…