Postingan

Puisi: Seserpih Sepi (Karya Bambang J. Prasetya)

Seserpih Sepi Angin resah Senja terbang Lalu darah membeku Siapa yang datang? Menyeret buih dera Memanah rembulan jingga meninggalkan gerimis putih d…

Puisi: Membaca Sepi (Karya Tjahjono Widarmanto)

Membaca Sepi saat taman tanpa suara, bunga-bunga segera bermekaran kunang-kunang hinggap dan berbiak di kelopaknya segenap kepompo…

Puisi: Sandekala (Karya Abdul Wachid B. S.)

Sandekala tidak ada cinta tidak ada kata tidak ada sayang tidak ada bayi-bayi tidak ada gelak-tawa t…

Puisi: Ladang Gersang (Karya Lasinta Ari Nendra Wibawa)

Ladang Gersang Apa kau tahu apa yang lebih bahagia bagi ladang-ladang gersang selain ingin yang menggandeng gerimis menghapus rasa dahaga …

Puisi: Ketika Mati Lampu (Karya Abdul Wachid B. S.)

Ketika Mati Lampu ketika mati lampu  mengapa justru langit terasa terangnya? segala lampu menerangi mereka…

Puisi: Menyala (Karya Slamet Sukirnanto)

Menyala Ketika api menyala. Seakan-akan Belantara Tiwikrama! Ke mana pergi semua satwa Berteduh di mana/bersemayam di mana Apakah engka…

Puisi: Kabut (Karya Bambang Darto)

Kabut Rumput-rumput dan bunga-bungaan di kebun mungil menggumam dalam perubahan warna: beku dan kelabu Aneh, senantiasa menghadap padaku Perempuan, s…

Puisi: Inakke (Karya Rahman Arge)

Inakke Kutunggu apalagi "Tenamo Takammana" (yang mau jadi, jadilah) Bikin jalan sendiri Dan tempuh! Jika laut bertaring, menganga "Pas…

Puisi: Pelukis di Cicurut (Karya Rahman Arge)

Pelukis di Cicurut tangan pelukis Itu mencat awan sekarat dua ekor bangau melintas di atas ubunku warna-warna pas meleleh tembus ke sini dan tangan I…

Puisi: Ssst! (Karya Rahman Arge)

Ssst! Kita berbisik Kita diperbisikkan Ssst! Kita tertembak Jakarta, 1972 Sumber: Horison  (Mei, 1974) Puisi:  Ssst! Karya: Rahman Arge Biodata Rahma…
© Sepenuhnya. All rights reserved.