Postingan

Puisi: Suara (Karya Leon Agusta)

Suara Kau mengira suaramulah yang menjelmakan angin Padahal anginlah yang membuat suaramu kedengaran Dan mengajarmu berbisik, b…

Puisi: Berkaca (Karya Leon Agusta)

Berkaca Kuterima telanjang dari kaca Berdua terasa tolol dan sia-sia       Kugapai bayangan yang lain Untuk minum bersama …

Puisi: Sajak Sakit (Karya Andre Hardjana)

Sajak Sakit siapa tamu yang di luar itu yang selalu memandang cemas dan ragu pada pintu yang terus diketukinya dengan batuk-batuk kehadira…

Puisi: Tak Pulang Lagi (Karya Sugiarta Sriwibawa)

Tak Pulang Lagi Ke marilah ke mari anak tersesat Terlalu bertanya di letih hatiku Di sinilah jadinya melintas di depanku Karena orang putus…

Puisi: Gadis Pencinta Puisi (Karya Fridolin Ukur)

Gadis Pencinta Puisi kulihat di kejauhan gadis manis menari-ria gita disuka senja tangannya menjangkau awan raihan erat memeluk dalam…

Puisi: Potret Diri (Karya Leon Agusta)

Potret Diri Kulihat diriku terbuat dari asap Menggantung di dapur Tanganku menggapai atap Dari sepatuku meleleh aspal Ke da…

Puisi: Lalu Katamu (Karya Fridolin Ukur)

Lalu Katamu Setangkai sajak untuk kawanku: Liam Khiem Yang          (I)         Tugasku hanya membuat sajak         tentang d…

Puisi: Tembang Kerinduan (Karya Fridolin Ukur)

Tembang Kerinduan Ulang Tahun ke-107 Gereja Batak Karo Protestan Retreat Center - Suka Makmur 18 April 1997         Raut waj…

Puisi: Perarakan (Karya Adri Darmadji Woko)

Perarakan Perarakan itu berangkat sore hari dan rumah-rumah menutup pintunya, tetapi gumam mereka terdengar di antara serbuk bakaran menyan. Kau yang…

Puisi: Gerimis atas Bunga (Karya Jang Sukmanbrata)

Gerimis atas Bunga riakan kolam titik air di bunga  berumah tanah musim gerimis  bunga citra lestari tidur di bumi  sehelai gugur setangkai mawar kuy…
© Sepenuhnya. All rights reserved.