Postingan

Puisi: Penyerahan (Karya Fridolin Ukur)

Penyerahan Keherananku, mengapa Waktu teja membentang di kecupan senja Antara bibir merekah dan malam menganga Aku rindu bercu…

Puisi: Lagu Cinta Tiada Langsung (Karya Harijadi S. Hartowardojo)

Lagu Cinta Tiada Langsung Ia hendak lalu cintaku yang datang, cintaku yang hilang Bulan sudah lama diam terbenam Sesudah berlayar di mega …

Puisi: Perempuan dalam Secangkir Kopi (Karya Kurniawan Junaedhie)

Perempuan dalam Secangkir Kopi (1) (Saat ngopi bersama Kurnia Effendi & Tina ketika ultah Endah Sulwesi di Jl. Sabang) Perempuan itu hilang dari…

Puisi: Mencari Malam Seribu Bulan (Karya Abdul Wachid B. S.)

Mencari Malam Seribu Bulan berkatalah untuk bibirku yang mau pecah di tengah malam ini sebab kurekam perubahan…

Puisi: Seorang Teman Pulang (Karya Kurniawan Junaedhie)

Seorang Teman Pulang ( Asfahani ) Akhirnya senyap. Semua lindap. Seorang teman pulang. Tak ada yang kekal, ke…

Puisi: Janji Politik, Mimpi yang Tak Terwujud (Karya Okto Son)

Janji Politik: Mimpi yang Tak Terwujud Di kota sarat kotoran  Pesing di hidung Ribut di telinga Debu membaju Daki keringat beku Di kota berhias poste…

Puisi: Di Antara Keheningan dan Mimpi (Karya Okto Son)

Di Antara Keheningan dan Mimpi 'Ku duduk di teras rumah Melihat sekelilingku yang sunyi Hanya suara jangkrik yang berbicara Mengiringi malam '…

Puisi: Cikini (Karya Wayan Jengki Sunarta)

Cikini bayangkan tentang sepi di tengah riuh kendaraan dan kemerlip lelampu kota ketika seekor anak kucing gemetar melintasi ge…

Puisi: Hari Penghabisan Letnan Dan (Karya A. Muttaqin)

Hari Penghabisan Letnan Dan Di pondok pelacuran itu ia isap cerutu buntu. Di pondok pelacuran itu ia sesap candu keluh. Di …
© Sepenuhnya. All rights reserved.