Postingan

Puisi: Masjid Baiturrahman, Semarang (Karya Gunoto Saparie)

Masjid Baiturrahman, Semarang seusai salat subuh jari-jari pun meniti tasbih tenggelam dalam zikir ya, allah maha besar sejuk angin pa…

Puisi: Sehabis Pemakaman (Karya Gunoto Saparie)

Sehabis Pemakaman hanya sunyi yang tersisa senja ini ketika para pelayat beranjak pergi ada gelap merapat ke pekuburan tipis batas dunia …

Puisi: Bahasa Daun (Karya F. Rahardi)

Bahasa Daun bahasa daun kucium bahasa embun kusabun kusobek, kupotong lidahku langit itu bahasa langit yang mendung bahasa pohon duria…

Puisi: Rimba (Karya L.K. Ara)

Rimba Lewat sisa gerimis di kaca Kita saksikan rimba Rimba yang tertutup kabut Dan bukitpun dilingkup senyap Cipayung, 7 Maret 1986 …

Puisi: Sajak Berlayar (Karya Surasono Rashar)

Sajak Berlayar Berlayarlah berlayarlah menuju-Ku Itu perahu untuk engkau naiki Jangan hampiri yang serba palsu Itu pertanda hati yang ragu …

Puisi: Sungai Musi – Venesia dari Timur (Karya Surasono Rashar)

Sungai Musi – Venesia dari Timur dengan air kebiruan kudayung sampan anggun jembatan Ampera di atasnya Venesia dari timur dengan sampan-s…

Puisi: Penyair Muda (Karya Joko Pinurbo)

Penyair Muda Masa muda telah ia rangkum dan ia masukkan ke dalam tas gendongnya, dua puluh kilogram beratnya. Pagi-pagi sekali ia pamit kepa…

Puisi: Perburuan (Karya Joko Pinurbo)

Perburuan Api unggun masih marak di atas ranjang. Dua pengelana saling merapat menghangatkan badan. "Berapa jauh lagikah kita berjalan?&…

Puisi: Nakula-Sadewa (Karya Beni Setia)

Nakula-Sadewa Dulu: pencinta ulung itu membelah cermin: aku dan bayanganku terpisah Siapa yang lebih ut…
© Sepenuhnya. All rights reserved.