Puisi: Requiem (Karya Wayan Jengki Sunarta) Requiem mengapa harus ruhku menuju ruhmu kau ternganga di tepi cadas memandang cemas pada burung-burung yang mematahkan sayapnya d…
Puisi: Birahi Biru (Karya Wayan Jengki Sunarta) Birahi Biru malam tiba purnama mengurai rambut di jendela aku susuri pesona suara serangga sayap sayap malaikat bergetar perjalanan …
Puisi: Elang yang Suci (Karya F. Rahardi) Elang yang Suci betapa sucinya kesucian betapa burungnya elang itu seekor, sesayap, secakar, seleher langit yang putih pun dahan-dahan …
Puisi: Suluk Burung-Burung (Karya Aprinus Salam) Suluk Burung-Burung Jadilah, maka jadilah sayap, seekor burung terusir terbang tak sampai-sampai Sebagai burung, kau lihat hidungku Kau …
Puisi: Beranda Bandara dan Kibaran Bendera (Karya Dimas Arika Mihardja) Beranda Bandara dan Kibaran Bendera Bandara, beranda tak sekadar kata. pada dinding kaca kita membaca arah ke angkasa. Di beranda bandara…
Puisi: Cicak-Cicak di Dinding (Karya Adri Darmadji Woko) Cicak-Cicak di Dinding cicak-cicak di dinding: bernyanyilah cicak-cicak di dinding: bersedih bergembira berduka berlaralah sebab bila aku menatapmu, …
Puisi: Mayat Canggung dan Hutan Riang (Karya Zen Hae) Mayat Canggung dan Hutan Riang : kebumikan aku di sana. di ujung rel-rel itu bersama matahari yang digodam suara azan dan cekikikan : …
Puisi: Ngrayun (Karya Slamet Sukirnanto) Ngrayun Beri Aku Air di kali Beri Aku Air di sawah-sawah Beri Aku Kenangan di lembah-lembah Beri Aku Kehidupan yang ramah …
Puisi: Di Pantai Waktu Petang (Karya J. E. Tatengkeng) Di Pantai Waktu Petang Mercak-mercik ombak kecil memecah, Gerlap-gerlip sri syamsu mengerling, Tenang-menyenang terang cuaca, Biru kemeraha…