Postingan

Puisi: Perjuangan (Karya Sutan Takdir Alisjahbana)

Perjuangan (1) Suara:     Ah, kelana, mengapa berputus asa?     Dari gulita ia datang menjadi teman,     Ke dalam gulita pula ia menarik diri.     …

Puisi: Gelas Sunyi (Karya Abdul Wachid B. S.)

Gelas Sunyi Menawarkan gelas sunyi untuk saling isi geliat daun gugur tersipu tubuhmu di keheningan melayarkan matahari cinta lalu …

Puisi: Burung-Burung Kuning (Karya Frans Nadjira)

Burung-Burung Kuning Walau batu walau sepi melintas waktu Walau maut ragu pada warna senja Hutan serangga dan musim hujan Seseorang menant…

Puisi: Pelaminan Begitu Lengang (Karya Isbedy Stiawan ZS)

Pelaminan Begitu Lengang setelah menanam kutuk lahir peri dari rahimmu lalu melunta di kamar-kamar matikan lampu yang tumbuh di dinding …

Puisi: Tahajud (Karya Zeffry J. Alkatiri)

Tahajud Engkau kirimkan seekor nyamuk Untuk membangunkan tidurku Pada tengah malam 1990 Analisis Puisi: Puisi "Tahajud" kar…

Puisi: Selamat Jalan I Gusti Nyoman Lempad (Karya Frans Nadjira)

Selamat Jalan I Gusti Nyoman Lempad Untuk kali terakhir kata menjengukmu karena kata cuma milikku: " Selamat jalan, batu paras …

Puisi: Seandainya Boleh Kutawar (Karya Wina SW1)

Seandainya Boleh Kutawar Seandainya boleh kutawar Akan kubeli dunia Kulukis wajah tanah kelahiran di tiap sudutnya Di mana suara angin mend…

Puisi: Mereka Berlari, Mereka Bernyanyi (Karya Frans Nadjira)

Mereka Berlari, Mereka Bernyanyi Mereka berlari di punggung angin Mereka bernyanyi dengan pita suara retak. Mereka menari dalam gelombang ge…

Puisi: Antara Ada-Tiada (Karya M. Nurgani Asyik)

Antara Ada-Tiada Ada sesuatu yang tiba-tiba terasa manakala Kau sadarkan aku antara ada-tiada sebagai episode hidup; pertanyaan pertanyaan r…
© Sepenuhnya. All rights reserved.