Puisi: Malam-Malam (Karya Aspar Paturusi) Malam-Malam kuayun kaki dari gang ke gang di mana lagi markas kita dulu saat kita kumpul hingga pagi cerita dari negara ke kekasih berta…
Puisi: Tengah Malam (Karya Rustam Effendi) Tengah Malam Tengah malam aku tersintak mengenang engkau. Padamu, buah hatiku, aku merindu. Akh rahasia jiwa tersiur, terserah di…
Puisi: Kopi Musang (Karya Bambang Widiatmoko) Kopi Musang Selalu kukenang nikmat rasa kopi Yang telah dikulum musang Di restauran akhir jalan tanjakan Menuju Ambarawa. Nikmat rasa …
Puisi: Siapakah? (Karya Arifin C. Noer) Siapakah? Siapakah yang bisa berpesta dengan tenang dan tertawa penuh kesungguhan sedang seorang perempuan tua yang hampir telanjang duduk di atas je…
Puisi: Amsal Seekor Kucing (Karya Abdul Hadi WM) Amsal Seekor Kucing Selalu tak dapat kulihat kau dengan jelas padahal aku tidak rabun dan kau tidak pula berca…
Puisi: Tombak Kemiskinan (Karya Aspar Paturusi) Tombak Kemiskinan Seandainya kemiskinan itu adalah panah-panah yang dilesatkan musuh dari atas langit tanahair, maka akan dibentangkan perisai baja s…
Puisi: Musik Malam (Karya Gunoto Saparie) Musik Malam Masihkah kaudengar musik malam menggema pelan di ruang tamu? mengalun merayap ke dalam kamarmu di luar: hanya suara-suara kela…
Puisi: Di Tangse (Karya L.K. Ara) Di Tangse Siapa yang masih mendengar suara Yang bangkit dari rumput Siapa yang masih mendengar suara Yang mengalir dari air …
Puisi: Penantian (Karya Juniarso Ridwan) Penantian – mengenang sahabat segumpal bunyi tiba-tiba memenuhi lubuk hati, mengisyaratkan kerentaan hari, yang tergusur lokomotif usia. Pada batas r…