Puisi: Sajak Putih (Karya Sapardi Djoko Damono) Sajak Putih Beribu saat dalam kenangan surut perlahan kita dengarkan bumi menerima tanpa mengaduh sewaktu detik pun jatuh ki…
Puisi: Kupandang Kelam yang Merapat ke Sisi Kita (Karya Sapardi Djoko Damono) Kupandang Kelam yang Merapat ke Sisi Kita Kupandang kelam yang merapat ke sisi kita siapa itu di sebelah sana…
Puisi: Duka-Mu Abadi (Karya Sapardi Djoko Damono) Duka-Mu Abadi Dukamu adalah dukaku. Air matamu adalah air mataku Kesedihan abadimu Membuat bahagiamu sirna Hingga ke akhir t…
Puisi: Ziarah Batu (Karya Sapardi Djoko Damono) Ziarah Batu (1) Kami memutuskan untuk memulai ziarah menjenguk perigi dekat gua meski air di sana tak lagi …
Puisi: Hari Itu (Karya Sapardi Djoko Damono) Hari Itu Kita masih juga menanti ketika angin membawa derai ombak; kita bayangkan kuntum-kuntum karang terbuka menyambut ujung ombak, percikn…
Puisi: Kita Saksikan (Karya Sapardi Djoko Damono) Kita Saksikan kita saksikan burung-burung lintas di udara kita saksikan awan-awan kecil di langit utara waktu cuaca pun senyap seket…
Puisi: Saat Sebelum Berangkat (Karya Sapardi Djoko Damono) Saat Sebelum Berangkat mengapa kita masih juga bercakap hari hampir gelap menyekap beribu kata di antara karangan bunga di ruang se…
Puisi: Laut (Karya Wing Kardjo) Laut Kumasukkan hati dalam Liang tubuhmu. Kau serba tahu: menggenggam nasibku. Aku menggelepar. Toh aku tambah lapar. Tambah jahat menggigit hari. Pa…
Puisi: Khotbah Mafioso (Karya Rahman Arge) Khotbah Mafioso Kita dengarkan percakapan itu Di kursi-kursi atas orang-orang atas Tak ada beda nonton film Ketika Don Artobello, cukong para gangste…