Postingan

Puisi: Takluk (Karya Sam Haidy)

Takluk Aku mencintaimu dengan segenap ketidakberdayaanku: Kegagapan mataku saat tertangkap tatap matamu Kekeluan lidahku saat teringkus …

Puisi: Khasiat Transformasi Panik (Karya Pudwianto Arisanto)

Khasiat Transformasi Panik sakit diperdaya resep, pertemuan yang diulang-ulang itu sibuk menerima inskuksi: pangkal paha disudahi injeksi perasan sul…

Puisi: Airmata Membara (Karya Juniarso Ridwan)

Airmata Membara dibelit pegunungan iban dan meratus, pohon-pohon mencari matahari tembaga, daun-daun menghampar sebagai rabuk, sedangkan sungai melin…

Puisi: Sunyi (Karya Bambang J. Prasetya)

Sunyi Kabut terpaku di bukit juga wajah-Mu hilang di semak atau aku lupa memberi tanda pada setiap pertemuan ruhku 1993 Sumber: Suluk Tanah Perdikan …

Puisi: Ciwidey (Karya Kurnia Effendi)

Ciwidey - untuk Yogi Yogiswara Subuh membangunkan embun di pucuk daun Bunyi air mengalir membujuk mimpi lingsir Sisa warna bulan memenuhi langit sela…

Puisi: Maskumambang buat Ibu (Karya Nenden Lilis Aisyah)

Maskumambang buat Ibu apakah yang tengah kusepah dan kuhisap ini ruas-ruas tebu yang memancarkan manis airnya atau kasar dan kurus buku-buku jarimu y…

Puisi: Kelahiran (Karya Kuntowijoyo)

Kelahiran Setelah benih disemaikan Di pagi pupus menggeliat Bayi meninggalkan rahim Memaklumkan kehadiran Cempaka di jambangan Menyambut bidadari Tur…

Puisi: Batu Pualam (Karya Kuntowijoyo)

Batu Pualam Di batu pualam jejak para nabi aku berjalan berjingkatan menyongsong nyanyian Cahya redup bianglala menghampiri pucuk menara wahai angin …

Puisi: Kusir Bendi (Karya Iyut Fitra)

Kusir Bendi Kuda merah dan bendi merah. Sudah berapa jauh penumpang diantarkan sedari pagi muncul matahari. siang sejenak rumput dan sagu hin…
© Sepenuhnya. All rights reserved.