Puisi: Kembali (Karya Yudhistira A.N.M. Massardi) Kembali Kucari jalan kembali Pada keluarga-keluarga tanpa atap Sebab mereka tak tercatat dalam peta Meski tiap warga tersesat …
Puisi: Imam Besar (Karya Saini KM) Imam Besar Di rimba rambu-rambu, dalam belantara tabu Kautempatkan dan kaujaga Dia dengan cemburu Para peziarah gemetar di ujung tatap elangm…
Puisi: Dari Pont des Beaux-Arts (Karya Wing Kardjo) Dari Pont des Beaux-Arts Ada kalanya para muda menggariskan kapurnya berwarna di jembatan ini. Pengembara dari segenap pelosok dunia, bertemu di sini…
Puisi: Cisarua (Karya Slamet Sukirnanto) Cisarua Gadis memetik bunga Ditawarkan pada mega Di atas bait terang Digapainya awan Hanya kabut Dan sayap-sayap kenangan Lepas mel…
Puisi: Sangatlah Sayang Tanah Air (Karya Jang Sukmanbrata) Sangatlah Sayang Tanah Air Sangatlah megah musim mangga di pancaroba negeri tropika, panas - sejuk - hangat saling mendekap, hamil dalam keagungan se…
Puisi: Jiwa Tiga Gunung (Karya Ahmadun Yosi Herfanda) Jiwa Tiga Gunung Jiwa tiga gunung mengental di Ciliwung Mengendapkan lumpur di tujuh kanal Dalam bahasa hujan, J.P. Coen berkata, "Akan kutegakk…
Puisi: Musim Penghujan (Karya Gunoto Saparie) Musim Penghujan di tengah musim penghujan di larut malam gelap semesta apakah yang kucari selain cahaya apakah yang kudamba kecuali kesucian sepi p…
Puisi: Wujudkan Mimpi (Karya Riyanto) Wujudkan Mimpi Di sudut ini aku masih terdiam Alam pikiranku melayang jauh Gelap pikiranku bak gelapnya malam Tersesat di negeri antah berantah Biark…
Puisi: Halte (Karya Soni Farid Maulana) Halte (1) di halte dusun itu, di bangku peron yang dingin bertilam angin; aku mendengar siit incuing ngear dalam kelam. "seseorang akan pergi j…