Postingan

Puisi: Untuk Catatan Harian DM (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Untuk Catatan Harian DM Masih kugenggam getar rumput yang menghindar dari perangkap cuaca. Namamu yang mengabur dalam dinding kamar, melep…

Puisi: Dari Dunia Kata (Karya Wing Kardjo)

Dari Dunia Kata     Kutuliskan lagi kata-kata sepi kutuliskan tak henti-henti walau tak berarti     (Kala burung pergi mencari matahari) Kutuliskan k…

Puisi: Sajak buat Anakku (Karya Saini KM)

Sajak buat Anakku Sampai di manakah cinta Ayah dan Ibu, Anakku kalau tidak hingga ke ujung-ujung jari? Akan tinggal saja menggapai, melambai …

Puisi: Yogyakarta, Suatu Senja (Karya Gunoto Saparie)

Yogyakarta, Suatu Senja andong-andong dan becak-becak  berjalan pelan di senjakala lampu-lampu pun mulai menyala kembali aku ke kotamu mencari jejak …

Puisi: Jeda (Karya Khusnu Al Mufidah)

Jeda Dalam derap langkah yang kini mulai goyah Seorang pelari terengah Di tengah medan ia terdampar Bisik ragu mulai terdengar Gurihnya perjuangan pu…

Puisi: Santri (Karya Lastri Ratna Sari)

Santri Santri.... Kau terpenjara suci Dengan raga dan jiwa berselimut sepi Tapi sepimu memiliki arti Karena selalu terpaut pada Sang Rabbi Santri....…

Puisi: Merekat Kembali Jalinan Silaturahmi (Karya Riyanto)

Merekat Kembali Jalinan Silaturahmi Grafik pandemi terus melandai bukan berarti telah usai Harus tetap berhati-hati Dan selalu mawas diri Di bawah na…

Puisi: Ritus (Karya Oka Rusmini)

Ritus "aku tak lagi memiliki tubuh, apalagi hati. Apa kau masih mengenalku? Seorang laki-laki tanpa detak jam di tubuhnya. Bahkan tak mampu…

Puisi: Perhitungan (Karya S.K. Insan Kamil)

Perhitungan Tanyakan, tanyakan kepada manusia babak seribu yang kini hidup terus bermukim di tepi hutan melanjutkan riwayat Adam dan Hawa; Tanyakan, …
© Sepenuhnya. All rights reserved.