Postingan

Puisi: Kolam di Pekarangan (Karya Sapardi Djoko Damono)

Kolam di Pekarangan (1) Daun yang membusuk di dasar kolam itu masih juga tengadah ke ranting pohon jeruk yang …

Puisi: Jembatan (Karya Sutardji Calzoum Bachri)

Jembatan Sedalam-dalam sajak takkan mampu menampung airmata bangsa. Kata-kata telah lama terperangkap dalam basa-basi dalam ewuh pekewuh dalam isyara…

Puisi: Syair Tanah Pecah (Karya W.S. Rendra)

Syair Teratai Syair Tanah Pecah Sinar kencana di antara pohon-pohon di dalam desa.............. tidak diindahkan Di dekat rumpun pandan terdengar bis…

Puisi: Sungai, Tabanan (Karya Sapardi Djoko Damono)

Sungai, Tabanan kami berhenti dan memandang ke arah sungai para perempuan sedang menebarkan bibit-bibit kabut …

Puisi: Cari (Karya Sutardji Calzoum Bachri)

Cari sisa-sisa api sampiran pecah tanah perih bebatuan sedan abu dan ratap pasir ludah saat puing-puing diri koyak moyak bangunan menyatu dalam legam…

Puisi: Malaikat di Gereja St. Josef (Karya W.S. Rendra)

Malaikat di Gereja St. Josef Di Gereja St. Josef tanggal 31 Maret 1959 di pagi yang basah sesosok malaikat telah turun. Sesosok malaikat remaja denga…

Puisi: Cerita Burung (Karya Sapardi Djoko Damono)

Cerita Burung – ke mana mengalir kali yang getir seekor burung terbang merendah bening air selera tumpah pepohonan di pinggir alir diri sendiri punya…

Puisi: Puake (Karya Sutardji Calzoum Bachri)

Puake puan jadi celah celah jadi sungai sungai jadi muare muare jadi perahu                 perahu jadi buaye                 buaye jadi puake       …

Puisi: Datanglah, ya Allah (Karya W.S. Rendra)

Datanglah, ya Allah Aku datang kepada-Mu, ya Allah dengan tangan terentang dan muka ke tanah. Aku datang kepada-Mu, ya Allah bi…
© Sepenuhnya. All rights reserved.