Postingan

Puisi: Ada Kata yang Hilang (Karya John FS. Pane)

Ada Kata yang Hilang pada sebuah puisi kita saling bicara bertukar aksara menanda makna di situlah kita mengulang riwayat kalimat yang tak lapuk oleh…

Puisi: Jalan Batu (Karya Ariffin Noor Hasby)

Jalan Batu Deretan jalan batu membentangkan selisih waktu antara kau dan aku Sebuah percakapan tanpa tuhan Ingin mempertahankan angin Jadi saksi pers…

Puisi: Politik Kanibal (Karya Ali Syamsudin Arsi)

Politik Kanibal sejarah angin berhembus di semua arah seperti tajam anak panah tembus daun reranting patah udara dan tebing karena luka yang saling m…

Puisi: Perarakan Burung (Karya YS Agus Suseno)

Perarakan Burung Di balik kaki langit jauh Burung-burung bakal berlabuh Tempat di mana kehidupan dan airmata Tiada Sebelum burung-burung pulang Sebel…

Puisi: Membalas Doa (Karya Ali Syamsudin Arsi)

Membalas Doa -satu episode Raden Pangenten sementara ada suara dari tetangga bila memandang wajahnya membius sampai nafsu di ubun-ubun membuncah kelu…

Puisi: Pencaharian (Karya YS Agus Suseno)

Pencaharian menjaring ombak mencari diri dalam ketiadaan yang sangsai diri kehilangan rupa rupa terjaring wajah tumpat kebusukan kisah dari perjalana…

Puisi: Sebelum Riak Menjadi Ombak (Karya John FS. Pane)

Sebelum Riak Menjadi Ombak Di ujung lidah kata-kata memikat cinta Di titik mata cahaya mengikat bayang Seperti aroma hujan yang memantulkan sekejap r…

Puisi: Rumah di Atas Cinta (Karya Ariffin Noor Hasby)

Rumah di Atas Cinta Rumah di atas cinta alangkah indah, ya Allah anak-anak kesetiaan bermain dengan Bismillah di dalam keteduhan-Nya Rumah di atas ci…

Puisi: Purnama Terkepung Mendung (Karya Ali Syamsudin Arsi)

Purnama Terkepung Mendung tahun-tahun sulit bahkan teramat sulit purnama hadir dalam pencerahan musim panjang berliku berkelok mendung tak dapat dipe…
© Sepenuhnya. All rights reserved.