Postingan

Puisi: Aku Memilih (Karya Korrie Layun Rampan)

Aku Memilih Aku memilih tanah Tapi ayahku berang Ia memberiku sungai, "Datangi sumbernya di udik sana, Yang mancur di antara akar dan batu-batu.…

Puisi: Cangkullah, Cangkullah (Karya Gunoto Saparie)

Cangkullah, Cangkullah cangkullah, cangkullah tanah merah tumpah darah ayunkanlah, ayunkanlah tanganmu, kekasihku, tak kenal lelah tanamlah, tanamlah…

Puisi: Haul Habib Ja'far bin Syeichon Assegaf (Karya Moh. Ghufron Cholid)

Haul Habib Ja'far bin Syeichon Assegaf Haulmu Pasuruan berguyur sholawat Kisah-kisahmu dalam bermahabbah Seni merindukan gelisah Padamu, segala b…

Puisi: Nuansa (Karya Rita Oetoro)

Nuansa sebab sebenarnya — pisau sang waktu — telah dalam terhunjam sebab sebenarnya — aku cinta padamu — aku cinta padamu sebab sebenarnya — kau dan …

Puisi: Solitaire (Karya Gunoto Saparie)

Solitaire sebuah suara, sebuah jam dan sebuah musim yang perlahan pergi mungkin hanya ilusi   ketika sendiri dan sunyi menciptakan banyak hal termasu…

Puisi: Di Langit Pecah Halilintar (Karya Iwan Fridolin)

Di Langit Pecah Halilintar Ada pelangi, dan gerimis turun berdesir Ombak kecil menggeliat di atas pasir Kini kukenang Dalam kerinduan warna ungu Angi…

Puisi: Sketsa (Karya Gunoto Saparie)

Sketsa ada bintang bimasakti cerlang bagaikan mripatmu angin: menggetarkan sunyi pesonamu: menggetarkan kalbu   mengapa dalam setiap pertemuan ada ka…

Puisi: Ssst! (Karya Rahman Arge)

Ssst! Kita berbisik Kita diperbisikkan Ssst! Kita tertembak Jakarta, 1972 Sumber: Horison  (Mei, 1974) Analisis Puisi: Puisi "Ssst!" karya …

Puisi: Pantun Encik Amat Mengaji Tamat (Karya Marah Roesli)

Pantun Encik Amat Mengaji Tamat Encik Amat mengaji tamat, mengaji Quran di waktu fajar. Biar lambat asal selamat, tidak lari gunung dikejar. Catatan:…
© Sepenuhnya. All rights reserved.