Puisi: Menurut Sastro (Karya F. Rahardi) Menurut Sastro yogyakarta, senin menurut ingkang mbaurekso gunung kidul raden mas sastro menggolo amangku swargo neroko situasi kota wonosari dan sek…
Puisi: Malam di Pelabuhan Tinggal (Karya Lazuardi Anwar) Malam di Pelabuhan Tinggal Ombak kecil menggelitik kaki dermaga laut hitam pantai hitam malam-malam. Deru sepinya sendiri pelabuhan kecil lama tertin…
Puisi: Thermobabi (Karya F. Rahardi) Thermobabi nol derajat babi sekarat pantatnya digubal es enam derajat babi melompat pastor ditendang kuali dibera…
Puisi: Melaka Diremas Sepi (Karya Lazuardi Anwar) Melaka Diremas Sepi Melaka diremas sepi angin lembut langkah hang tuah dekat perigi datanglah ke mari bersenda dengan puisi. Benteng portugis menatap…
Puisi: Sajak Perjalanan Episode Pertama (Karya Pulo Lasman Simanjuntak) Sajak Perjalanan Episode Pertama badai mengamuk dari mulut sungai tak tercatat dalam kitab wajahmu membatu batasi bibir laut aku sendiri bahasa bisu …
Puisi: Kali (Karya Anthony Sutanto Atmaja) Kali Pada jembatan lengkung aku berdiri gigil. Air menggigil sepi-tubuh sebelum membenamkannya dalam arus deras, sederas pikirku tentang-…
Puisi: Razan (Karya Helvy Tiana Rosa) Razan Razan bagaimana aku memulai kisahmu Detak rindu yang tumbuh dari bukit-bukit matamu menyeruak jauh menembus dinding pulazi, melewati perbatasan…
Puisi: Tuhan, Berilah Warna (Karya Taufiq Ridwan) Tuhan, Berilah Warna Tuhan, berilah warna pada bulan Jangan biarkan ia pucat jika matahari pergi Tuhan, berilah api pada mala…
Puisi: Meditasi (Karya Anthony Sutanto Atmaja) Meditasi (1) Tidak ada titik, hanya koma. (2) Ya,.. tidak ada titik. Hanya koma. (3) Sungguh demikian, tidak ada titik, hanya kom…