loading...

Bunga Sejarah
bagi sang proklamator

Di laut dialah badai
di langit dialah matahari
di tanah merdeka ini
dialah pohon yang akarnya
tak pernah tercabut
dari buminya
kita selalu memilikinya
sejarah telah memberi bunga.

Segala epos, ode, balada sampai elegi
tak sempurna merangkum perjalanan paling indah
karisma, cinta dan cita-cita.

Suaranya masih di udara
menyulut bara di dalam dada
di laut di langit di tanah merdeka ini
dialah segala warna menyatu di bianglala.

Bogor, 1994
"Puisi: Bunga Sejarah (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Bunga Sejarah
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top