Puisi: Gairah di Bumi Merah (Karya HR. Bandaharo) Gairah di Bumi Merah untuk Tran Mai di situ rindu menanti ke situ musafir membawa diri; di situ kasih memenuhi hati di situ musafir tak enggan mati. …
Puisi: Surat dari Muara Teweh (Karya Hijaz Yamani) Surat dari Muara Teweh Aku datang di sini mendaki pinggir kota yang landai Bertiup angin kering pucuk pohonan yang tunduk Bumi berpunggung-punggung r…
Puisi: Langit Cerah (Karya Isma Sawitri) Langit Cerah karena diri lelah terlalu lelah terdiamlah hati oleh kelaparan mimpi manusia kelaparan yang tiada ujungnya sehabi…
Puisi: Sahabat (Karya Agam Wispi) Sahabat dua kali dimamah maut oleh cinta hidup tertambat baru berarti mereguk hidup jika derita duka sah…
Puisi: Tu Tjin Fang (Karya HR. Bandaharo) Tu Tjin Fang (aktris opera Peking) berjalan melenggang gemelai melangkah berjingkat mengintai berlari menepis, bersilat menangkis; menating baki mele…
Puisi: Tiga Pepatah (Karya Taufiq Ismail) Pepatah (1) Seorang pemburu membunuh unggas di hari sejuk Ketika menjagal itu, air matanya berlinang Kata seekor margasatwa: Lihat lelaki…
Puisi: Kepada Orang Terlunta (Karya Aldian Aripin) Kepada Orang Terlunta Menjalar kau sayang, matamu nanar Berputar-putar kau sayang, di lingkar lapar O dimana akan bersua rindu setia Baginya…
Puisi: Buku Harian Prajurit (Karya Mansur Samin) Buku Harian Prajurit (1) Malam tengadah di atas kaca akan sepi bermukim asing di sini napas sisi jendela, jeriji besi-besi tua m…
Puisi: Antara Dua Sungai (Karya HR. Bandaharo) Antara Dua Sungai (1) untuk Pai Yu-hua Senja itu aku berdiri di tebing-beton Sungai Mutiara Berapa lama sudah air ini bulak-balik ke laut? Dia membaw…
Puisi: Laki-Laki dari Selatan (Karya HR. Bandaharo) Laki-Laki dari Selatan kepada penari An Sung Hi Seorang laki-laki dari daerah Seribu Pulau di Selatan telah datang ke Utara, ke daerah Seribu Bukit. …
Puisi: Tangan-Tangan Lapar (Karya Dodong Djiwapradja) Tangan-Tangan Lapar Di mana-mana - ya di mana saja! Tangan-tangan lapar kian memanjang - kian memanjang Dan jalan-jalan gemuruh oleh si kurus…
Puisi: Putera Pajajaran (Karya Ajip Rosidi) Putera Pajajaran Kupanjat dinding dan hati wanita Kuhitung bulan sabit dan alis jelita Sambil kubisikkan kata-kata berbisa Dusta dalam hidup dusta &q…