Puisi: Kutawarkan Padamu (Karya Arif Bagus Prasetyo) Kutawarkan Padamu kutawarkan padamu: sebutir aspirin, botol-botol kosong, dan sepetak kebun, yang lama ditinggalkan hama. apakah aku merin…
Puisi: Misalkan Kita di Sarajevo (Karya Goenawan Mohamad) Misalkan kita di Sarajevo Buat B.B dan kawan-kawan Misalkan kita di Sarajevo; mereka akan mengetuk dengan kanon sepucuk dan berta…
Puisi: Fantasi Hujan (Karya Toto ST Radik) Fantasi Hujan Memandangi kaki-kaki hujan bulan oktober yang liar menerbangkan debu-debu dan menyerbu ke kamark…
Puisi: Untuk Frida Kahlo (Karya Goenawan Mohamad) Untuk Frida Kahlo Frida Kahlo menulis dalam catatan hariannya: "Hidup yang diam, pemberi dunia, apa yang paling penting ialah tiada har…
Puisi: Hati Semesta (Karya Emha Ainun Nadjib) Hati Semesta Betapa dahsyat penciptaan hati Bagai Tuhan itu sendiri Oleh apa pun tak terwakili: Ia adalah Ia sendiri Semalam batok kepalaku pecah Dip…
Puisi: Upacara Musim (Karya Oka Rusmini) Upacara Musim kulihat daun-daun mati keletihan membungkus tangkainya angin mendongengkan duka ombak dan pasir mari bermain anak-anak laut seperti kan…
Puisi: Dongeng Firdaus (Karya Dorothea Rosa Herliany) Dongeng Firdaus Bayangan ular menyala dari pandangmu. kauhembuskan gairah dendam: keindahan kelopak bunga y…
Puisi: Menanti Kelahiran (Karya Acep Zamzam Noor) Menanti Kelahiran Hari demi hari Adalah huruf-huruf yang kembali Ke haribaan bumi. Jalan panjang yang kutempuh Bumilah ujung dari semua kata…
Puisi: Pejalan Padang Pasir (Karya Dorothea Rosa Herliany) Pejalan Padang Pasir andaikan tepi jarak itu kau, ingin aku memikul kaki-kaki onta, agar tak terkekeh para pejalan renta. dan kita ulur detik dan aba…
Puisi: Nikah Bebatuan (Karya Dorothea Rosa Herliany) Nikah Bebatuan bukit itu menyimpan cintaku. ketika terbelah, darah akan meleleh, melumeri gumpalan waktu--saat menunggu. sekarang kutagih ranjang bun…
Puisi: Sajak Bercinta (Karya Dorothea Rosa Herliany) Sajak Bercinta sekarang waktunya buat bercinta, musim dan matahari tak bersengketa. bunga, kupu-kupu, dan hamparan rumput-rumput meninggi. kita telah…
Puisi: Ekstase Sangkar yang Terbuka (Karya Dorothea Rosa Herliany) Ekstase Sangkar yang Terbuka perkutut di ranting mimpimu tengah mencari pintu sangkarnya yang hilang, alam terbuka tidak ada dalam peta yang bertahun…