Puisi: Panorama Kolam (Karya Arif Bagus Prasetyo) Panorama Kolam (1) "Dan kecemasanku mencemari seluruh kolam, Tuhan!" Bangkai kapal, serpih darah dan air mata Hitam. Kefanaan me…
Puisi: Talk Show (Karya Arif Bagus Prasetyo) Talk Show O, Lord, bury me here! Pada darah, dilukiskannya semacam lanskap: Spot-spot elektris, kebun yang terbakar, suasana orgi; jalur…
Puisi: Gumam Doa Perdamaian (Karya Diah Hadaning) Gumam Doa Perdamaian (Cucu lelaki tua Palestina yang menatap kosong tumpukan puing rumah keluarganya) Sungai Y…
Puisi: Dengan Apa Kutebus Anakku (Karya Wiji Thukul) Dengan Apa Kutebus Anakku Anak kami lahir kemarin malam di rumah sakit di bangsal murah ya di bangsal murah berjubel bersama bayi…
Puisi: Revolusi Industri (Karya Eka Budianta) Revolusi Industri Duapuluh tahun lalu, kalau akan bangun tidur dari jendela kulihat hutan, gunung-gunung di cakrawala. Angin segar menghembus mukaku,…
Puisi: Upacara Perkawinan Langit (Karya Oka Rusmini) Upacara Perkawinan Langit upacara apa yang dipentaskan para awak di pesisir tariannya mengusik kenyamanan butir padi pohon-pohon muda merundukkan dau…
Puisi: Hanya Tarian (Karya Oka Rusmini) Hanya Tarian katamu, kau hanya punya laut menuntun mata air membunuh kebersamaan sungai-sungai sampan-sampan kaurapatkan selagi para nelayan menidurk…
Puisi: Doa Orang-Orang Sederhana (Karya Diah Hadaning) Doa Orang-Orang Sederhana Tuhan Yang Maha Segalanya dengarlah doa kami jauhkan kami dari keangkuhan teknologi di kota keratin ada seminar …
Puisi: Zagreb (Karya Goenawan Mohamad) Zagreb Ibu itu datang, membawa sebuah bungkusan, datang jauh dari Zagreb. Ibu itu datang, membawa bungkusan, berisi sepotong kepala, dan berka…
Puisi: Di Pasar Loak (Karya Goenawan Mohamad) Di Pasar Loak Di pasar loak jejak timpa menimpa, menghapus kau dan aku, mengingat kau mengingat aku. Pengalaman adalah karpet tua, anakku,…
Puisi: Seorang Lelaki di Benteng Fort Rotterdam (Karya Afrizal Malna) Seorang Lelaki di Benteng Fort Rotterdam Saya temui lelaki itu, sisa-sisa tubuh sebuah koloni di bangunan tua lantai atas, Benteng Fort Rotterdam.…
Puisi: Doa Mohon Kutukan (Karya Emha Ainun Nadjib) Doa Mohon Kutukan Dengan sangat kumohon kutukanmu ya Tuhan, jika itu merupakan salah satu syarat agar pemimpin-pemimpinku mulai berpikir untuk menc…