Puisi 1 Bait

Puisi: Rindu (Karya Sam Haidy)

Rindu Rindu adalah bola salju Menggelinding dari puncak waktu Semakin lama berputar Semakin membesar . Analisis Puisi : Puisi "Rindu&q…

Puisi: Berjalan ke Barat Waktu Pagi Hari (Karya Sapardi Djoko Damono)

Berjalan ke Barat Waktu Pagi Hari waktu berjalan ke barat di waktu pagi hari matahari mengikutiku di  belakang …

Puisi: Ingin Beta Hendak ke Sana (Karya A. Damhoeri)

Ingin Beta Hendak ke Sana Ingin beta hendak ke sana, 'kan melihat tamasya buana, Kudengar suara entah dimana: "Sabarlah dahulu wahai teruna!…

Puisi: Ujung-Ujung Jari (Karya Gunoto Saparie)

Ujung-Ujung Jari ketika ujung-ujung jarimu menyentuh tubuh dan jiwaku aku pun bagaikan pohon roboh menerjemahkan kata-kata bodoh 2021 Analisis Puisi:…

Puisi: Setelah Hujan (Karya Alex R. Nainggolan)

Setelah Hujan hanya getar udara basah membawa jubah untuk sembunyi pada sunyi 30 Januari 2008 Analisis Puisi : Puisi "Sete…

Puisi: Ayat Kursi (Karya Toto ST Radik)

Ayat Kursi Kursi kursi kursi Kutahu yang kucari Kursi kursi kursi Tiada Tuhan selain kursi. Serang, 2002 Sumber: Pangeran [Lelaki yang Ta…

Puisi: Pencarian (Karya Siti Nuraini)

Pencarian Untuk R.N Karena Godot tak datang sungkan berpesan alamat tiada kemungkinan seribu satu: bagai pengembara Jahudi kuri…

Puisi: Sketsa (Karya Korrie Layun Rampan)

Sketsa di luar gerbang hingar, lagu-lagu liar, bendera kain rombeng hari-hari mengandung lapar, musim berdenyar, lonceng berkeloneng bapa! bapa! peta…

Puisi: Di Bangku (Karya Landung Simatupang)

Di Bangku langit biru melengkung kosong burung induk ayam memanggil anak-anaknya kulihat wajahmu masih murung kau yang kelewat banyak bertanya Sumber…

Puisi: Syair Embun Pagi (Karya Suminto A. Sayuti)

Syair Embun Pagi Hangat matahari. Kehendak pun tak pernah henti Lalu, mata pun cucuk daun. Menghirup embun pagi Jalan pun terbuka. Menuju cakrawala K…

Puisi: Pantun Lurus Jalan ke Payakumbuh (Karya Marah Roesli)

Pantun Lurus Jalan ke Payakumbuh (Pantun Sitti Nurbaya) Lurus jalan ke Payakumbuh, bersimpang lalu ke Kinali. Jika hati sama sungguh, kering lautan d…

Puisi: Pantun Padang Panjang (Karya Marah Roesli)

Pantun Padang Panjang Padang Panjang dilingkar bukit, bukit dilingkar kayu jati, Kasih sayang bukan sedikit, dari mulut sampai ke hati. Catatan: Pant…

Puisi: Nisan (Karya Chairil Anwar)

Nisan Untuk Nenekanda Bukan kematian benar menusuk kalbu Keridhaanmu menerima segala tiba Tak kutahu setinggi itu di atas d…

Puisi: Pada Setiap Petang (Karya Gunoto Saparie)

Pada Setiap Petang pada setiap petang burung-burung pulang ke sarang tetapi kau justru baru datang  tak membawa apa-apa kecuali bayang-bayang 2023 An…

Puisi: Tiba-Tiba Malam Pun Risik (Karya Sapardi Djoko Damono)

Tiba-Tiba Malam Pun Risik Tiba-tiba malam pun risik beribu Bisik Tiba-tiba engkau pun lengkap menerima satu…

Puisi: Kwatrin Penyair (Karya Widodo Arumdono)

Kwatrin Penyair bagi: H.B Jassin sepedang jiwa menyalang di langit sunyi ikhwal merobek kerajaan sepi di halaman kalam Illahi terasa hidup belum usai…
© Sepenuhnya. All rights reserved.